Langsung ke konten
Dasar-Dasar Asuransi
Definisi Singkat

Kecenderungan individu dengan risiko tinggi untuk lebih mungkin membeli asuransi.

Penjelasan Lengkap

Adverse selection (seleksi merugikan / anti-seleksi) adalah kecenderungan individu dengan risiko lebih tinggi untuk membeli asuransi lebih banyak dibandingkan individu dengan risiko rendah, sehingga menciptakan ketidakseimbangan dalam portofolio perusahaan asuransi.

Mekanisme:

  • Orang yang TAHU dirinya berisiko tinggi → lebih aktif membeli asuransi
  • Orang yang merasa sehat/aman → menunda atau tidak membeli
  • Akibatnya: klaim rata-rata lebih tinggi dari yang diperhitungkan

Dampak:

  1. Loss ratio meningkat
  2. Premi harus dinaikkan
  3. Orang risiko rendah semakin enggan membeli (karena premi mahal)
  4. Spiral: hanya orang risiko tinggi yang tersisa → death spiral

Pencegahan:

  • Underwriting: seleksi risiko yang ketat sebelum menerima polis
  • Medical examination: pemeriksaan kesehatan untuk asuransi jiwa/kesehatan
  • Waiting period: masa tunggu sebelum manfaat berlaku
  • Pre-existing condition exclusion: mengecualikan kondisi yang sudah ada
  • Mandatory insurance: asuransi wajib menghilangkan self-selection
  • Risk-based pricing: premi sesuai profil risiko masing-masing

Teori:

Konsep adverse selection pertama kali dikemukakan oleh George Akerlof (1970) dalam paper 'The Market for Lemons' — pemenang Nobel Ekonomi 2001.

CONTOH PENGGUNAAN

Perusahaan asuransi kesehatan menjual polis tanpa medical check-up. 70% pembeli ternyata memiliki riwayat penyakit kronis. Loss ratio melonjak ke 120%. Perusahaan menaikkan premi 30% — nasabah sehat berhenti membeli. Tersisa hanya nasabah sakit — perusahaan merugi.

Istilah Terkait
Konsultasi Gratis