Apa itu Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond)?
Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond / APB) adalah jaminan yang menjamin pengembalian uang muka kalau kontraktor gagal melaksanakan kontrak setelah uang muka dicairkan. Nilainya 100% dari uang muka yang diterima — bukan dari nilai kontrak.
Tanpa APB, pemilik proyek (Obligee) tidak akan mencairkan uang muka kepada Anda — ini adalah syarat mutlak untuk mendapatkan advance payment di hampir semua kontrak pemerintah dan BUMN.
Dasar hukum
- Perpres 12/2021 jo. Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
- Klausul uang muka dalam dokumen kontrak
Kapan Dibutuhkan?
- Saat kontraktor mengajukan permohonan uang muka ke Obligee
- Umumnya di awal periode kontrak, sebelum mobilisasi
- Nilai uang muka umumnya 20–30% dari nilai kontrak (tergantung ketentuan tender)
- Wajib untuk kontrak pemerintah dan BUMN yang menyediakan fasilitas uang muka
SURETY BOND
Uang muka cair lebih cepat, cash flow lebih ringan.
Premi dibayar di muka tanpa memblokir dana tambahan — cocok kalau Anda memang butuh uang muka untuk mobilisasi awal proyek, bukan untuk menambah beban cash yang justru mengunci dana lain.
BANK GARANSI
Sering diminta untuk nilai uang muka besar.
Beberapa Obligee (terutama BUMN) mensyaratkan APB dalam bentuk bank garansi untuk nilai uang muka yang besar. Margin deposit menambah beban cash flow yang justru ingin dihindari dengan mengambil uang muka.
Proses Penerbitan
01
Ajukan permohonan uang muka
Sesuai klausul kontrak, ke Obligee/PPK.
02
Kirim dokumen ke kami
Kontrak (klausul uang muka), surat permohonan uang muka, company docs.
03
Underwriting
Insurer/bank analisa kapasitas dan nilai uang muka yang diminta.
04
Penerbitan APB
2–5 hari kerja untuk vendor existing dengan dokumen lengkap.
05
Uang muka cair
Obligee mencairkan uang muka setelah APB diterima dan diverifikasi.
Persyaratan Dokumen
- Kontrak yang mencantumkan klausul uang muka
- Surat permohonan pencairan uang muka
- Akta pendirian, NIB, NPWP
- Laporan keuangan 3 tahun terakhir
- Rekening koran 3 bulan terakhir
- Surat permohonan jaminan (format kami sediakan)
Hal Penting & Risiko
Reduction tidak diproses tepat waktu
APB yang tidak di-reduce sesuai progress = premi lebih mahal karena exposure penerbit tetap tinggi. Ajukan endorsement reduction setiap termin pembayaran.
Nilai APB tidak sesuai uang muka aktual
Pastikan nilai jaminan persis 100% dari uang muka yang benar-benar dicairkan, bukan estimasi awal.
Masa berlaku tidak mengikuti masa recovery
APB harus tetap berlaku sampai seluruh uang muka ter-recover lewat potongan progress payment — jangan biarkan expired lebih awal.
Butuh Uang Muka Cair Lebih Cepat?
Kirim kontrak Anda, kami proses jaminan uang muka dalam 2–5 hari kerja.
FAQ
Apakah Jaminan Uang Muka otomatis berkurang?
Tidak otomatis — pengurangan (reduction) harus diajukan melalui endorsement setiap kali ada potongan uang muka dari progress payment. Kirim bukti potongan ke kami untuk diproses.
Bagaimana mekanisme reduction?
Setiap termin pembayaran progress, sebagian uang muka dipotong dan dikembalikan ke Obligee. Nilai APB dikurangi proporsional lewat endorsement — sehingga premi periode berikutnya dihitung dari sisa exposure yang lebih kecil.
Kalau uang muka sudah ter-recover, apakah APB otomatis berakhir?
Tidak otomatis — Anda perlu mengajukan surat release/penutupan APB ke insurer/bank setelah Obligee mengkonfirmasi uang muka sudah ter-recover 100%.
Berapa premi Jaminan Uang Muka?
Indikatif 1–4% per tahun dari nilai jaminan, tergantung nilai jaminan serta periode berlakunya.