Langsung ke konten
Sum Insured & Under-Insurance
Kalkulator Nilai Aset Bisnis

Banyak perusahaan UNDER-INSURED tanpa sadar — sum insured di polis masih pakai angka lama, padahal aset sudah bertambah: bangunan direnovasi, mesin baru dibeli, stok bertambah seiring bisnis berkembang. Polisnya tetap sama, tapi nilai aset sebenarnya sudah jauh lebih besar.

Under-insurance berbahaya karena banyak polis property menerapkan average clause (klausul rata-rata) — kalau sum insured Anda di bawah nilai aset sebenarnya, klaim akan dipotong PROPORSIONAL, bukan dibayar penuh. Contoh: aset sebenarnya Rp 10 Miliar tapi sum insured hanya Rp 6 Miliar (60%) — kalau ada klaim kerugian Rp 1 Miliar, perusahaan asuransi hanya bayar 60% = Rp 600 juta. Sisanya Rp 400 juta jadi tanggungan Anda sendiri.

Kalkulator ini membantu estimasi total nilai aset bisnis yang seharusnya diasuransikan — termasuk buffer untuk biaya pembersihan puing (debris removal), biaya profesional, dan eskalasi harga. Isi data di bawah, hasil muncul otomatis.

Kalkulator Aset Bisnis

Hitung total nilai aset bisnis yang perlu diasuransikan — hasil real-time.

50 m²10.000 m²
Estimasi nilai bangunan: Rp 0 (otomatis dari luas × tipe)

Rp
Rp

Raw material + work-in-progress + finished goods.
Rp

Saran otomatis (karyawan × Rp 5 juta): Rp 50.000.000pakai saran ini
Rp

Rp
REKOMENDASI SUM INSURED
Rp 0
Estimasi total insurable value + buffer 10%
Breakdown Nilai Aset
BangunanRp 0
Mesin & peralatanRp 0
Stok / inventoryRp 0
Furniture & kantorRp 0
KendaraanRp 0
SubtotalRp 0
Buffer 10% (debris, fees, eskalasi)Rp 0
Rekomendasi sum insuredRp 0
Perhatian: Average Clause
Kalau polis Anda saat ini sum insured di bawah angka ini — Anda kemungkinan UNDER-INSURED. Klaim akan dipotong proporsional sesuai average clause. Review polis existing Anda untuk memastikan.
Tips
Review nilai aset secara berkala — minimal setahun sekali — karena nilai bisa berubah akibat inflasi, renovasi, atau penambahan mesin/stok. Sum insured yang tidak pernah di-update adalah penyebab under-insurance paling umum.

Mau kami review polis property Anda secara GRATIS?

WhatsApp — Kirim Hasil & Minta Review
Tim kami akan membalas ke email Anda dengan ringkasan lengkap dalam 1x24 jam.
Panduan
Cara Menggunakan
1
Isi luas bangunan dan pilih tipe konstruksi — nilai bangunan dihitung otomatis per m².
2
Isi nilai mesin, peralatan, dan stok berdasarkan replacement value (bukan harga beli lama).
3
Isi jumlah karyawan untuk saran otomatis nilai FFE, dan data kendaraan operasional.
4
Hasil rekomendasi sum insured muncul otomatis di bagian atas, lengkap dengan buffer 10% untuk debris removal dan biaya profesional.
FAQ
Pertanyaan Umum
Apa itu average clause dan kenapa berbahaya?
Average clause (klausul rata-rata) adalah ketentuan standar di polis property: kalau sum insured Anda lebih rendah dari nilai aset sebenarnya, perusahaan asuransi hanya bayar klaim secara PROPORSIONAL sesuai rasio under-insurance — bukan penuh. Ini bisa memotong pembayaran klaim signifikan meskipun Anda rutin bayar premi.
Kenapa pakai replacement value, bukan harga beli?
Sum insured harus mencerminkan berapa biaya untuk MENGGANTI aset dengan yang baru hari ini — bukan harga beli dulu (yang sudah terdepresiasi) atau nilai buku akuntansi. Harga material dan konstruksi naik tiap tahun, jadi replacement value biasanya lebih tinggi dari harga beli awal.
Kenapa ada buffer 10% di atas total aset?
Buffer ini untuk menutup biaya yang muncul SETELAH kejadian: biaya pembersihan puing (debris removal), biaya jasa profesional (arsitek, insinyur untuk rebuild), dan eskalasi harga material selama proses klaim dan rebuild berlangsung. Tanpa buffer ini, sum insured yang "pas" bisa tetap kurang saat klaim benar-benar terjadi.
Apakah saya perlu asuransi terpisah untuk business interruption?
Ya, sangat disarankan. Kalkulator ini menghitung nilai ASET FISIK yang perlu diasuransikan (property). Kerugian akibat bisnis berhenti beroperasi setelah kejadian (business interruption/BI) adalah polis TERPISAH yang menghitung kehilangan pendapatan selama masa pemulihan.
Berapa sering saya harus update nilai aset di polis?
Idealnya setiap tahun saat renewal polis, terutama kalau ada penambahan mesin, renovasi bangunan, atau kenaikan stok signifikan. Banyak perusahaan under-insured justru karena tidak pernah update angka ini selama bertahun-tahun.
Konsultasi Gratis