Asuransi Marine Cargo
Asuransi Marine Cargo — Lindungi Barang Anda Selama Pengiriman Darat, Laut & Udara
Institute Cargo Clauses (ICC) A, B, C, Inland Transit, Stock Throughput, dan Project Cargo. Perlindungan dari gudang asal sampai gudang tujuan — warehouse to warehouse.
Asuransi Marine Cargo melindungi barang/kargo milik Anda dari risiko kerusakan atau kehilangan selama proses pengiriman — baik via laut, udara, maupun darat. Dari detik barang meninggalkan gudang asal sampai tiba di gudang tujuan, semua risiko dalam transit bisa dilindungi.
Meskipun namanya “marine,” asuransi ini tidak hanya untuk pengiriman laut. Marine Cargo cover semua moda transportasi: kapal laut, pesawat, truk, kereta api, dan kombinasinya (multimodal transport).
Di Indonesia — negara kepulauan dengan 17.000+ pulau — hampir semua bisnis yang mengirim atau menerima barang membutuhkan Marine Cargo. Satu kontainer tenggelam, satu truk terguling, atau satu palet rusak saat bongkar muat bisa berarti kerugian ratusan juta sampai miliaran Rupiah.
Perlindungan cargo terluas — cover “all risks of loss or damage” KECUALI yang dikecualikan secara spesifik. Ini standar emas asuransi cargo, direkomendasikan untuk semua pengiriman barang bernilai tinggi.
Coverage lebih terbatas dari ICC (A) — hanya cover risiko yang disebutkan secara spesifik. Tidak cover pencurian, mishandling, atau kerusakan handling biasa.
Coverage paling dasar — hanya cover major perils (bencana besar). Premi paling murah tapi perlindungan paling sempit.
Perlindungan khusus untuk pengiriman barang via darat — truk, trailer, kereta api — di dalam wilayah Indonesia. Kalau barang Anda dikirim dari pabrik di Cikarang ke gudang di Surabaya via truk, ini polisnya.
Polis tahunan yang meng-cover semua pengiriman dalam periode tertentu — tanpa perlu beli polis baru setiap shipment. Anda cukup report (declare) setiap pengiriman, dan otomatis ter-cover.
Polis terlengkap untuk supply chain — menggabungkan Marine Cargo + Storage/Warehouse + Distribution dalam SATU polis. Cover barang dari supplier’s warehouse → transit → your warehouse → processing → transit → customer. Seamless, tanpa gap.
Perlindungan khusus untuk pengiriman barang berukuran besar, berat, atau bernilai sangat tinggi — seperti turbin, generator, heavy machinery, structural steel, module pabrik. Project Cargo bukan shipment biasa — butuh perencanaan khusus, kapal charter, lifting plan, dan underwriting dedicated.
Endorsement adalah perluasan tambahan di luar wording standar ICC — sering dibutuhkan tergantung rute, komoditas, dan jenis barang yang dikirim.
| Risiko | ICC (A) | ICC (B) | ICC (C) |
|---|---|---|---|
| Kebakaran, ledakan | ✓ | ✓ | ✓ |
| Kapal tenggelam/kandas | ✓ | ✓ | ✓ |
| Tabrakan kapal | ✓ | ✓ | ✓ |
| Jettison | ✓ | ✓ | ✓ |
| Gempa, erupsi, petir | ✓ | ✓ | ✕ |
| Masuknya air laut | ✓ | ✓ | ✕ |
| Pencurian | ✓ | ✕ | ✕ |
| Kerusakan handling | ✓ | ✕ | ✕ |
| Rain/fresh water damage | ✓ | ✕ | ✕ |
| Non-delivery | ✓ | ✕ | ✕ |
| Scratching, denting | ✓ | ✕ | ✕ |
| Premi | Tertinggi | Menengah | Terendah |
ICC (A) = all risks (terluas). ICC (B) = named perils terbatas (tanpa pencurian, handling damage). ICC (C) = major perils saja (paling dasar). Untuk barang bernilai tinggi, selalu pilih ICC (A).
Tergantung Incoterms yang dipakai. CIF/CIP = seller beli asuransi. FOB/CFR = buyer beli asuransi. Cek kontrak jual-beli Anda.
Ya. Marine Inland Transit cover pengiriman via truk/kereta. Truk kecelakaan, terguling, terbakar — semua bisa terjadi. Untuk pengiriman bernilai > Rp 100 juta, sangat direkomendasikan.
Open Cover = polis tahunan untuk semua pengiriman. Anda butuh kalau kirim > 10 shipment per bulan. Lebih efisien dan murah daripada beli per shipment.
JANGAN tandatangan delivery sheet "clean" kalau ada kerusakan visible. Tulis "received in damaged condition" atau "subject to inspection." Foto semua kerusakan. Notify perusahaan asuransi dan carrier dalam 3 hari dari discharge. Preserve barang rusak untuk surveyor.
Ya. "Inadequate packing" adalah exclusion standar di semua ICC. Packing harus sesuai standar industri untuk komoditas tersebut. Kami bisa bantu review packing specification sebelum pengiriman.
Formula standar: CIF value + 10% (CIF = Cost + Insurance + Freight). 10% markup untuk cover biaya tambahan (duty, handling, admin). Beberapa kontrak minta CIF + 20%.
Marine Cargo standar: cover HANYA selama transit (warehouse to warehouse, tapi "warehouse" = warehouse transit, bukan long-term storage). Untuk storage: butuh Property Insurance atau Stock Throughput Policy.
General Average = konsep hukum maritim: kalau kapten kapal sengaja buang sebagian cargo untuk menyelamatkan kapal (jettison), SEMUA pemilik cargo ikut share kerugian secara proporsional. Tanpa asuransi, Anda bisa diminta bayar kontribusi GA meski cargo ANDA selamat.
Notify perusahaan asuransi segera. Klaim total loss. Dokumen yang diperlukan: Bill of Lading asli, invoice, packing list, polis, berita acara dari shipping line. Settlement biasanya 30–90 hari setelah dokumen lengkap.