Langsung ke konten
Pengantar
Kenapa Asuransi Kesehatan?

Karyawan adalah aset paling berharga perusahaan — dan kesehatan mereka berdampak langsung pada produktivitas bisnis. Program asuransi kesehatan yang baik bukan hanya benefit tambahan; ini investasi strategis untuk retention, recruitment, dan keberlangsungan operasional.

Di Indonesia, BPJS Kesehatan memberikan perlindungan dasar — tapi kenyataannya, banyak karyawan menganggap BPJS tidak cukup: antrean panjang, kamar penuh, obat terbatas, prosedur rujukan berjenjang yang memakan waktu. Asuransi kesehatan swasta menutup gap ini — memberikan akses ke rumah sakit pilihan, kamar yang lebih baik, obat yang lebih lengkap, dan proses yang jauh lebih cepat.

Untuk individu dan keluarga, satu rawat inap darurat tanpa asuransi bisa menghabiskan tabungan bertahun-tahun dalam hitungan hari. Operasi jantung bisa Rp 300–800 juta. Rawat inap ICU 2 minggu bisa Rp 200–500 juta. Asuransi kesehatan mengubah risiko finansial katastrofik menjadi premi bulanan yang terencana.

Siapa yang membutuhkan?
Perusahaan yang ingin memberikan benefit kesehatan untuk karyawan (Group Health)
Perusahaan yang sudah daftarkan BPJS tapi ingin upgrade benefit (Top-Up BPJS)
Individu dan keluarga yang ingin perlindungan di atas BPJS
Freelancer, wiraswasta, profesional tanpa asuransi dari tempat kerja
Keluarga muda yang merencanakan kehamilan (Maternity coverage)
Siapapun yang ingin akses RS swasta dengan cashless
6 Produk & Coverage
Produk Asuransi Kesehatan
Klik setiap produk untuk melihat detail coverage, premi, dan siapa yang membutuhkan.

Polis asuransi kesehatan yang dibeli oleh PERUSAHAAN untuk seluruh karyawan (dan opsional keluarga). Satu polis, satu renewal, dikelola oleh HR — karyawan tinggal pakai kartu atau e-card.

Komponen coverage
Rawat Inap (Inpatient) — kamar & akomodasi (kelas 2/1/single/VIP), ICU/ICCU, biaya dokter & operasi, obat, diagnostik (lab/rontgen/USG/CT/MRI), fisioterapi, ambulance, pre-hospitalization (30 hari sebelum) & post-hospitalization (90 hari sesudah)
Rawat Jalan (Outpatient) — konsultasi dokter umum & spesialis, obat resep, lab & diagnostik rawat jalan, fisioterapi rawat jalan — limit per kunjungan dan/atau per tahun
Rawat Gigi (Dental) — perawatan dasar (pemeriksaan, scaling, tambal, cabut), perawatan lanjut (saluran akar, crown, inlay/onlay), gigi palsu, orthodonti (plan premium) — biasanya sub-limited
Kacamata (Optical) — pemeriksaan mata (refraksi), frame + lensa, lensa kontak dengan resep — limit per 2 tahun biasanya (atau per tahun di plan premium)
Melahirkan (Maternity) — normal delivery, caesarean section, komplikasi kehamilan & persalinan, prenatal & postnatal care (beberapa plan) — waiting period 9–10 bulan dari inception (standar industri)
Mekanisme Pembayaran & Plan Tiers
Cashless — tunjukkan e-card di RS rekanan, langsung ditangani, perusahaan asuransi settle langsung ke RS
Reimbursement — bayar dulu, submit kuitansi asli + resume medis, perusahaan asuransi reimburse 14–30 hari kerja
Basic/Silver: kamar 2-bedded, limit Rp 100–300 juta/tahun, tanpa rawat jalan
Standard/Gold: kamar single, limit Rp 300–500 juta/tahun, rawat jalan included
Premium/Platinum: kamar VIP/suite, limit Rp 500 juta–1 Miliar/tahun, full benefit
Keuntungan Group + Detail Polis
Underwriting simplified — tidak perlu medical check-up per orang
Pre-existing conditions umumnya covered dari hari ke-1
Premi per orang lebih murah (volume discount)
Minimum Peserta
Umumnya 5–10 karyawan (beberapa perusahaan asuransi terima 3)
Premi Indikatif
Rp 200.000 – Rp 2.000.000 per orang per bulan
Siapa yang butuh
SETIAP perusahaan — dari startup 5 orang sampai korporasi ribuan karyawan

Polis kesehatan yang dibeli oleh INDIVIDU untuk diri sendiri dan/atau keluarga — tidak melalui perusahaan. Cocok untuk siapapun yang tidak mendapat asuransi dari tempat kerja atau ingin perlindungan tambahan di luar benefit kantor.

Coverage serupa Group Health
Rawat inap (inpatient) — kamar, operasi, dokter, obat, diagnostik
Rawat jalan (outpatient) — opsional, biasanya endorsement/rider
Rawat gigi & kacamata — opsional
Melahirkan — opsional, waiting period 9–12 bulan
Aspek Group Health Individual Health
Pembeli Perusahaan Individu/keluarga
Underwriting Simplified (minimal) Full (health questionnaire, mungkin MCU)
Pre-existing Biasanya covered hari ke-1 Exclusion 12 bulan atau loading premi
Premi per orang Lebih murah Lebih mahal
Portabilitas Hilang kalau resign Tetap berlaku (portable)
Guaranteed renewable Tergantung employer Ya (selama premi dibayar)
Minimum peserta 5–10 orang 1 orang
Jenis Produk Individual
Hospital & Surgical (H&S): rawat inap + operasi saja — paling dasar dan murah
Comprehensive: H&S + rawat jalan + gigi + kacamata + maternity — paling lengkap
Hospital Cash Plan: santunan harian (lump sum per hari rawat inap) — lihat produk 2.5
Family Plan: satu polis untuk seluruh anggota keluarga (suami + istri + anak) — premi family discount
Premi Indikatif
Rp 300.000 – Rp 5.000.000 per orang per bulan
Siapa yang butuh
Freelancer, wiraswasta, profesional tanpa benefit kantor, keluarga yang ingin perlindungan di atas BPJS, pensiunan

Polis asuransi kesehatan swasta yang secara spesifik dirancang untuk MELENGKAPI BPJS Kesehatan — bukan menggantikan, tapi menutup gap antara manfaat BPJS dan kebutuhan karyawan yang sebenarnya.

Kenapa BPJS saja tidak cukup?
Kamar: BPJS kelas 1/2/3 sesuai iuran → sering penuh, harus berbagi
Obat: BPJS hanya cover obat dalam formularium nasional → obat tertentu tidak tersedia
RS: harus melalui rujukan berjenjang (Faskes 1 → RS) → butuh waktu
Dokter: pilihan spesialis terbatas di RS pemerintah
Luar negeri: BPJS tidak cover pengobatan di luar negeri
Apa yang Top-Up tutup?
Upgrade kamar dari kelas BPJS ke single/VIP di RS swasta
Obat di luar formularium BPJS
Akses langsung ke RS swasta tanpa rujukan berjenjang
Pilihan dokter spesialis lebih luas
RS luar negeri (plan premium)
Rawat jalan di RS swasta
Mekanisme Coordination of Benefit (COB)
1. Karyawan berobat → gunakan BPJS dulu sebagai primary perusahaan asuransi
2. Selisih biaya di atas manfaat BPJS → klaim ke asuransi swasta (secondary)
3. Contoh: biaya RS Rp 50 juta, BPJS bayar Rp 30 juta, swasta bayar Rp 20 juta sisanya
4. Karyawan tidak keluar biaya sama sekali (kalau dalam limit)
Premi Indikatif
30–50% lebih rendah dari full health insurance (karena BPJS bayar basis)
Siapa yang butuh
Perusahaan yang SUDAH daftarkan BPJS tapi ingin upgrade benefit karyawan tanpa budget full health insurance

Polis yang memberikan pembayaran LUMP SUM (sekaligus) saat tertanggung didiagnosa salah satu penyakit kritis yang tercantum di polis. Berbeda dengan health insurance (yang bayar biaya RS), Critical Illness bayar UANG TUNAI — bebas dipakai: pengobatan, biaya hidup, second opinion di luar negeri, atau apa saja.

Penyakit yang biasanya di-cover (30–50 kondisi)
Kanker (semua jenis)
Serangan jantung (myocardial infarction)
Stroke
Gagal ginjal (end-stage renal failure)
Operasi bypass jantung (coronary artery bypass graft)
Transplantasi organ
Multiple sclerosis, Parkinson's, Alzheimer's
Luka bakar berat, dan kondisi kritis lainnya sesuai daftar polis
Kenapa perlu kalau sudah punya Health Insurance? + Detail
Health Insurance bayar biaya RS — tapi selama sakit, Anda TIDAK BISA KERJA
Critical Illness bayar lump sum — income replacement selama recovery, biaya hidup keluarga, pengobatan alternatif, modifikasi rumah (kalau cacat), atau second opinion luar negeri
Dua produk ini complementary, bukan substitusi
Sum Insured
Rp 200 juta – Rp 5 Miliar
Premi Indikatif
Rp 200.000 – Rp 2.000.000 per bulan
Siapa yang butuh
Pencari nafkah utama keluarga, profesional dengan dependents, siapapun yang income-nya critical untuk keluarga

Polis yang membayar SANTUNAN HARIAN tetap (fixed amount per hari) selama tertanggung rawat inap — tanpa melihat biaya RS yang sebenarnya. Ini bukan reimbursement biaya RS; ini uang tunai per hari rawat inap.

Contoh
Hospital Cash Plan Rp 500.000/hari — rawat inap 10 hari → dapat Rp 5.000.000 tunai. Uang ini bebas dipakai: biaya RS tambahan, transportasi keluarga, income replacement, atau apa saja.
Kenapa menarik?
Sangat murah (premi mulai Rp 50.000–200.000/bulan)
Bisa complement BPJS — BPJS bayar RS, Hospital Cash Plan bayar santunan harian
Tidak perlu submit kuitansi RS — cukup bukti rawat inap (surat keterangan RS)
Bisa di-stack dengan health insurance lain (double benefit)
Premi Indikatif
Rp 50.000 – Rp 300.000 per bulan (tergantung santunan harian)
Siapa yang butuh
Karyawan dengan BPJS saja (tambahan income selama rawat inap), freelancer, pekerja informal

Bukan produk asuransi, tapi layanan MANAJEMEN KESEHATAN yang sering bundled dengan group health — fokus pada PENCEGAHAN agar klaim turun dan karyawan lebih sehat.

Komponen tipikal
Medical check-up tahunan (annual health screening) untuk seluruh karyawan
Vaksinasi program (flu, hepatitis, covid)
Health seminar dan wellness workshop
Teleconsultation / telemedicine (konsultasi dokter via app)
Chronic disease management (diabetes, hipertensi — monitoring berkelanjutan)
Employee Assistance Program (EAP) — konseling mental health
Fitness benefit (subsidi gym membership)
Kenapa perusahaan perlu ini?
Klaim turun 15–30% kalau karyawan lebih sehat (= premi renewal lebih rendah)
Produktivitas naik (kurang sick leave)
Employee satisfaction meningkat
Beberapa perusahaan asuransi kasih premium discount kalau implement wellness program
Panduan Keputusan
Memilih Plan yang Tepat
Rekomendasi cepat berdasarkan ukuran perusahaan atau kebutuhan individu.
Perusahaan kecil (5–20 karyawan), budget terbatas?
Group Health Basic (rawat inap saja) + Top-Up BPJS model → premi efisien, benefit memadai
Perusahaan menengah (20–100 karyawan)?
Group Health Standard (rawat inap + rawat jalan) + tiered plans (staff vs manager) + COB dengan BPJS
Perusahaan besar (100+ karyawan)?
Group Health Premium (full benefit: inpatient + outpatient + dental + optical + maternity) + wellness program + dedicated account manager
Individu/keluarga, budget ketat?
Hospital Cash Plan + BPJS → santunan harian saat rawat inap, BPJS cover biaya RS
Individu/keluarga, butuh proteksi komprehensif?
Individual Health Comprehensive + Critical Illness rider → biaya RS covered + lump sum kalau penyakit kritis
Pencari nafkah utama?
Health Insurance + Critical Illness → income protection kalau sakit kritis
Keunggulan
Kenapa lewat Fortis Garda?
Kami bukan sekadar perantara — kami partner yang memahami kebutuhan kesehatan tim dan keluarga Anda.
Multi-perusahaan asuransi comparison
Sinar Mas, Allianz, AXA Mandiri, BNI Life, Astra, Zurich, AIA, Manulife, Cigna, Lippo Insurance — kami compare benefit, network RS, premi, dan klaim SLA.
Network RS audit
Kami cek apakah RS pilihan karyawan Anda ada di network perusahaan asuransi SEBELUM recommend — bukan asal pilih perusahaan asuransi murah.
Plan design
Kami rancang tier structure (staff/supervisor/manager/director) yang seimbang antara benefit dan budget perusahaan.
COB optimization
Kami bantu setup Coordination of Benefit dengan BPJS untuk efisiensi premi 30–50%.
Klaim advocacy
Kalau cashless ditolak RS, reimbursement lambat, atau klaim diperdebatkan — kami escalate ke perusahaan asuransi.
Renewal negotiation
Loss ratio tinggi? Kami negosiasi rate, adjust benefit, atau compare perusahaan asuransi baru — bukan terima kenaikan mentah-mentah.
Cara kerja
Proses Pengajuan
Dari data peserta sampai polis terbit — kami dampingi setiap langkah.
01
Data Peserta
Kirim daftar karyawan: nama, tanggal lahir, jenis kelamin, status kawin, jumlah anak. Untuk individual: isi health questionnaire. Format Excel kami sediakan.
02
Analisa Kebutuhan
Kami review: demografi karyawan, lokasi kerja dan RS terdekat, benefit existing, BPJS status, budget per orang per bulan, dan wishlist benefit dari HR/manajemen.
03
Quotation Komparatif
Kami compare 2–4 perusahaan asuransi secara detail: benefit per plan, limit per item, network RS per kota, exclusions, waiting period, premi, dan klaim turnaround time.
04
Review Plan
Walk-through mendalam: apa yang covered per tier, pre-existing policy, maternity waiting period, COB mekanisme, prosedur cashless, dan apa yang sering jadi masalah di lapangan.
05
Penerbitan Polis
Polis terbit dalam 5–10 hari kerja. E-card per karyawan dikirim. Buku panduan karyawan (benefit summary) kami siapkan. Sosialisasi ke karyawan bisa kami bantu presentasi.
06
Ongoing Management
Endorsement tambah/kurang karyawan, klaim support, quarterly review, annual renewal negotiation, wellness program coordination.
FAQ
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
10 pertanyaan seputar asuransi kesehatan yang paling sering kami terima dari klien dan calon klien.
01 Berapa minimum karyawan untuk Group Health?

Umumnya 5–10 karyawan. Beberapa perusahaan asuransi punya program SME mulai dari 3 karyawan. Semakin banyak peserta, semakin murah premi per orang dan semakin fleksibel negosiasi benefit.

02 Apakah keluarga karyawan bisa ikut di-cover?

Ya. Suami/istri dan anak (biasanya sampai usia 21–25 tahun atau sampai menikah) bisa di-include. Premi per family member biasanya lebih murah daripada individual. Tipikal: karyawan + 1 spouse + 3 anak.

03 Bagaimana koordinasi dengan BPJS Kesehatan?

Dua model: (a) COB/Top-Up — BPJS primary, swasta secondary (premi 30–50% lebih murah), (b) Full replacement — swasta jadi primary, BPJS tetap ada tapi jarang dipakai. Kami rekomendasikan COB untuk sebagian besar perusahaan.

04 Apakah pre-existing condition di-cover di Group Health?

Umumnya YA. Ini keunggulan utama group vs individual — karena risiko di-spread ke seluruh group, perusahaan asuransi biasanya waive pre-existing exclusion dari hari ke-1. Untuk group kecil (< 20 orang), beberapa perusahaan asuransi ada waiting period 3–6 bulan.

05 Bagaimana proses cashless di RS?

Karyawan datang ke RS rekanan → tunjukkan e-card → RS verifikasi ke perusahaan asuransi secara real-time (15–30 menit) → kalau approved, karyawan langsung ditangani → perusahaan asuransi settle langsung ke RS. Co-pay/excess (kalau ada) dibayar karyawan di kasir RS.

06 Apa yang terjadi saat renewal kalau klaim tinggi?

Perusahaan asuransi review loss ratio (total klaim ÷ total premi). Loss ratio > 80–100% → expect rate increase 10–30%. Kami bantu: (a) negotiate rate berdasarkan portfolio keseluruhan, (b) adjust benefit/deductible, (c) implement wellness program untuk turunkan klaim, (d) compare dengan perusahaan asuransi lain kalau kenaikan tidak reasonable.

07 Apakah rawat gigi dan kacamata bisa included?

Ya, sebagai add-on. Dental dan optical biasanya sub-limited (limit terpisah per tahun, lebih kecil dari rawat inap). Untuk group > 50 orang: biasanya bisa negotiate dental + optical included tanpa premi tambahan signifikan. Untuk group kecil: premi tambahan ± 10–20%.

08 Apa itu waiting period untuk maternity?

Waiting period maternity 9–10 bulan artinya: karyawan baru bisa klaim biaya melahirkan setelah 9–10 bulan polis berjalan. Ini standar industri untuk mencegah adverse selection (beli asuransi saat sudah hamil). Kalau sudah jalan 1+ tahun: covered tanpa waiting period.

09 Bisa beli asuransi kesehatan individual lewat Fortis Garda?

Ya. Kami bantu pilihkan produk individual health dari perusahaan asuransi terbaik — compare benefit, RS network, premi, dan claims experience. Proses: isi health questionnaire → kami compare 2–3 perusahaan asuransi → Anda pilih → polis diterbitkan. Juga tersedia Critical Illness dan Hospital Cash Plan.

10 Apa bedanya health insurance dan Critical Illness?

Health insurance bayar BIAYA PENGOBATAN (reimburse biaya RS/dokter/obat). Critical Illness bayar UANG TUNAI SEKALIGUS saat didiagnosa penyakit kritis — bebas dipakai untuk apa saja. Keduanya complementary: health insurance cover biaya RS, critical illness cover income replacement dan biaya hidup selama recovery.

Mulai Sekarang
Butuh Perlindungan Kesehatan untuk Tim atau Keluarga Anda?
Dari group health untuk 5 karyawan sampai program kesehatan korporat untuk ribuan karyawan — atau individual health untuk diri sendiri dan keluarga. Fortis Garda bantu compare perusahaan asuransi, design plan, dan manage klaim. Konsultasi gratis.
FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah karyawan bisa memiliki BPJS dan asuransi swasta bersamaan?+
Ya, dan sangat direkomendasikan. BPJS memberikan cakupan dasar dan menjadi mandatory. Asuransi swasta melengkapi dengan: akses ke rumah sakit swasta/kelas atas, kamar VIP, layanan tanpa antri, obat non-formularium, dan cakupan lebih tinggi. Skema Coordination of Benefit (CoB) mengatur klaim antara BPJS dan asuransi swasta.
Apa saja yang biasanya dikecualikan dari asuransi kesehatan?+
Umumnya dikecualikan: pre-existing condition (kecuali sudah waiting period), kecantikan/kosmetik, gigi (kecuali ada extension), kehamilan (ada waiting period 10-12 bulan), cacat bawaan, HIV/AIDS, alkohol/narkoba, olahraga ekstrem, dan pengobatan eksperimental. Baca exclusion list polis dengan teliti sebelum membeli.
Berapa uang pertanggungan yang ideal untuk karyawan?+
Rata-rata biaya rawat inap kelas menengah di RS swasta Jakarta adalah Rp 3-8 juta per hari, dengan biaya operasi Rp 50-500 juta tergantung kompleksitas. Untuk manfaat inpatient annual limit, minimal Rp 100-300 juta per tahun untuk staf level menengah, dan Rp 500 juta - Rp 1 miliar untuk executive.
Apakah pengobatan pre-existing condition ditanggung?+
Umumnya pre-existing condition tidak ditanggung selama waiting period 12-24 bulan. Setelah lewat waiting period, biasanya bisa dicover sesuai wording polis. Beberapa polis employee benefit dengan jumlah peserta 100+ menawarkan "no medical check-up" dan "pre-existing waived" — konsultasikan dengan tim Fortis Garda untuk opsi ini.
Bagaimana cara memilih rumah sakit rekanan yang tepat?+
Pilih perusahaan asuransi dengan jaringan RS provider yang luas dan cover RS yang biasa Anda gunakan. Cek daftar RS di sekitar lokasi kantor dan tempat tinggal karyawan. Utamakan cashless system agar karyawan tidak perlu talangi dulu. Fortis Garda dapat membantu memetakan kebutuhan spesifik perusahaan Anda.
TANYA EXPERT
Butuh advice spesifik untuk situasi Anda?
Ceritakan sedikit — tim kami respon dalam 2 jam kerja via WhatsApp.
Chat Langsung
Form ini membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah diformat rapi.
Konsultasi Gratis