Underwriting
Definisi Singkat
Penjualan asuransi langsung kepada konsumen tanpa melalui perantara.
Penjelasan Lengkap
Direct marketing dalam asuransi adalah strategi distribusi di mana perusahaan asuransi menjual produk langsung kepada konsumen tanpa melalui perantara (broker atau agen).
Channel direct marketing:
- Online/website: pembelian polis melalui website perusahaan
- Call center: telemarketing inbound dan outbound
- Mobile app: pembelian melalui aplikasi
- Direct mail: penawaran melalui surat/email
- Social media: iklan dan penjualan melalui media sosial
- TV/radio advertising: iklan dengan response mechanism
Keuntungan:
- Biaya distribusi lebih rendah (tanpa komisi broker/agen)
- Premi lebih kompetitif untuk nasabah
- Kontrol penuh atas customer experience
- Data nasabah langsung dimiliki perusahaan
Keterbatasan:
- Cocok untuk produk sederhana (motor, travel, PA)
- Produk kompleks (property industrial, liability) sulit dijual direct
- Nasabah tidak mendapat advice independent
Di Indonesia:
Roojai, PasarPolis, dan beberapa perusahaan asuransi besar menerapkan direct marketing melalui platform digital.
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan asuransi meluncurkan direct-to-consumer untuk asuransi kendaraan melalui website dan app. Tanpa agen, premi 15% lebih murah. Digital ads di Google dan Instagram menghasilkan 50.000 leads/bulan, conversion rate 3% = 1.500 polis baru/bulan. Customer acquisition cost Rp 200.000/polis vs Rp 800.000 melalui agen.
Istilah Terkait