Proses mengidentifikasi dan mengembangkan calon nasabah potensial.
Lead generation dalam asuransi adalah proses mengidentifikasi dan menarik calon nasabah (leads) yang berpotensi membeli produk asuransi.
Sumber leads:
- Digital: website, SEO, Google Ads, social media ads, content marketing
- Referral: rekomendasi dari nasabah existing
- Events: seminar, webinar, pameran
- Partnership: bank (bancassurance), dealer mobil, developer properti
- Database: cold calling dari database purchased
- Walk-in: kunjungan langsung ke kantor
Metrics:
- Cost per lead (CPL)
- Conversion rate (lead → prospect → customer)
- Lead quality score
- Time to conversion
- Customer acquisition cost (CAC)
Funnel:
Lead → Qualified Lead → Prospect → Quotation → Proposal → Closing → Policy
Di Indonesia:
Digital lead generation semakin dominan. Perusahaan asuransi menggunakan Google, Facebook, Instagram, dan TikTok untuk menjangkau calon nasabah, terutama generasi milenial.
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan asuransi menghabiskan Rp 500 juta/bulan untuk digital ads. Hasil: 10.000 leads/bulan (CPL Rp 50.000). Conversion rate: 10% qualified → 1.000 prospects, 30% closing → 300 polis baru. Customer acquisition cost: Rp 500 juta ÷ 300 = Rp 1,67 juta/nasabah. Rata-rata premi Rp 10 juta/tahun → payback dalam 2 bulan.