Asuransi jiwa di mana nilai tunai diinvestasikan dan bervariasi sesuai kinerja investasi.
Variable life insurance adalah produk asuransi jiwa permanen di mana cash value diinvestasikan dalam sub-accounts (mirip reksa dana) yang dipilih oleh pemegang polis, dengan nilai investasi yang berfluktuasi sesuai kinerja pasar.
Perbedaan dengan produk lain:
- Whole life: return dijamin, perusahaan mengelola investasi
- Universal life: return berdasarkan declared rate, lebih stabil
- Variable life: return bergantung sepenuhnya pada kinerja sub-account yang DIPILIH nasabah
Karakteristik:
- Cash value TIDAK dijamin — bisa naik atau turun
- Death benefit memiliki minimum guarantee (biasanya = face amount)
- Pilihan sub-account: equity, bond, balanced, money market
- Risiko investasi ditanggung oleh pemegang polis
- Premi tetap (tidak fleksibel seperti universal life)
Keuntungan:
- Potensi return lebih tinggi
- Pilihan investasi beragam
- Tax-deferred growth
- Death benefit minimum dijamin
Risiko:
- Cash value bisa turun signifikan saat pasar turun
- Jika cash value tidak cukup untuk membayar cost of insurance, polis bisa lapse
Di Indonesia:
Variable life mirip dengan unit link, tetapi istilah 'variable life' lebih umum digunakan di Amerika Serikat.
CONTOH PENGGUNAAN
Nasabah variable life memilih alokasi: 60% equity sub-account, 30% bond, 10% money market. Saat pasar saham naik 20%, cash value meningkat signifikan. Saat pasar turun 30% (krisis), cash value turun drastis. Death benefit tetap dijamin minimum Rp 2 miliar — tetapi cash value bisa mendekati nol jika pasar terus turun.