Langsung ke konten
Dasar-Dasar Asuransi
Definisi Singkat

Produk asuransi yang mendukung praktik bisnis berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Penjelasan Lengkap

Sustainability insurance (asuransi berkelanjutan) adalah pendekatan dalam industri asuransi yang mengintegrasikan faktor ESG (Environmental, Social, Governance) ke dalam seluruh proses bisnis — dari underwriting hingga investasi.

Pilar sustainability insurance:

1. Sustainable underwriting:

  • Menilai risiko ESG dalam proses underwriting
  • Mengurangi atau menolak risiko dengan dampak lingkungan negatif
  • Memberikan diskon untuk green building, energi terbarukan

2. Sustainable investing:

  • Investasi portofolio di sektor berkelanjutan
  • Divestasi dari bahan bakar fosil
  • Green bonds dan sustainable funds

3. Green products:

  • Asuransi energi terbarukan (solar, wind farm)
  • Asuransi green building
  • Asuransi kendaraan listrik
  • Carbon credit insurance
  • Parametric insurance untuk bencana iklim

4. Climate risk management:

  • Modeling risiko perubahan iklim
  • Adaptasi pricing untuk catastrophe risk
  • Mendukung ketahanan masyarakat (resilience)

Inisiatif global:

  • UNEP FI Principles for Sustainable Insurance (PSI)
  • Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD)
  • Net-Zero Insurance Alliance

Di Indonesia:

  • OJK mendorong sustainable finance untuk sektor asuransi
  • POJK tentang penerapan keuangan berkelanjutan

CONTOH PENGGUNAAN

Perusahaan asuransi memberikan diskon premi 15% untuk gedung perkantoran bersertifikat Green Building (GBCI Gold). Alasan: risiko kebakaran lebih rendah (material modern), biaya klaim lebih kecil (konstruksi tahan bencana), dan sejalan dengan komitmen sustainability perusahaan asuransi.

Istilah Terkait
Konsultasi Gratis