Langsung ke konten
Dasar-Dasar Asuransi
Definisi Singkat

Premi setelah dikurangi komisi dan biaya-biaya lainnya.

Penjelasan Lengkap

Net premium (premi neto) adalah premi yang tersisa setelah dikurangi premi yang dibayarkan untuk reasuransi. Ini mencerminkan risiko yang DITANGGUNG SENDIRI oleh perusahaan asuransi.

Formula:

Net Premium = Gross Premium - Reinsurance Premium (Ceding)

Contoh:

  • Gross Written Premium (GWP): Rp 100 miliar
  • Premi reasuransi (ceding): Rp 30 miliar
  • Net Written Premium (NWP): Rp 70 miliar

Istilah terkait:

  • Gross premium: premi TOTAL sebelum reasuransi
  • Net premium: premi SETELAH dikurangi reasuransi
  • Written premium: premi yang DICATAT (terlepas sudah dibayar atau belum)
  • Earned premium: premi yang sudah DIPEROLEH (sesuai periode yang berlalu)

Penggunaan net premium:

  • Basis perhitungan loss ratio
  • Basis laporan keuangan perusahaan asuransi
  • Indikator risiko yang ditanggung sendiri
  • Basis perhitungan RBC (Risk Based Capital)

Arti lain (aktuaria):

Dalam aktuaria asuransi jiwa, net premium juga berarti premi MURNI — hanya mencakup biaya mortalita/klaim, TANPA loading (biaya operasional dan profit). Ini berbeda dengan gross premium yang sudah termasuk loading.

Pentingnya:

  • Semakin tinggi net premium vs gross premium = semakin besar retensi sendiri
  • Retensi terlalu tinggi = risiko solvabilitas
  • Retensi terlalu rendah = profit terlalu kecil

CONTOH PENGGUNAAN

Perusahaan asuransi mencatat GWP Rp 500 miliar. Premi reasuransi (treaty + fakultatif): Rp 150 miliar. NWP: Rp 350 miliar (70% retensi). Klaim neto: Rp 245 miliar. Loss ratio: 245/350 × 100% = 70%. Perusahaan menanggung sendiri 70% risiko dan mengalihkan 30% ke reasuransi.

Istilah Terkait
Konsultasi Gratis