Langsung ke konten
Underwriting
Definisi Singkat

Batas wewenang yang diberikan kepada underwriter untuk menerima risiko tanpa persetujuan lebih lanjut.

Penjelasan Lengkap

Underwriting authority/limit adalah batas wewenang maksimum yang diberikan kepada seorang underwriter untuk menerima risiko tanpa perlu persetujuan dari pihak yang lebih senior.

Tingkatan authority:

  1. Junior underwriter: sum insured ≤ Rp 5 miliar, risiko standar only
  2. Underwriter: sum insured ≤ Rp 25 miliar, beberapa non-standard risks
  3. Senior underwriter: sum insured ≤ Rp 100 miliar, most non-standard risks
  4. Chief underwriter: sum insured ≤ Rp 500 miliar, complex risks
  5. Underwriting committee: unlimited, semua jenis risiko

Parameter authority:

  • Maximum sum insured per risiko
  • Maximum limit per occupancy class
  • Jenis risiko yang boleh diterima
  • Minimum rate yang boleh diberikan
  • Maximum discount dari tariff
  • Jenis endorsement yang boleh diterbitkan

Pentingnya:

  • Mengontrol kualitas underwriting
  • Memastikan consistency keputusan
  • Melindungi perusahaan dari risiko berlebihan
  • Memberikan career path bagi underwriter

CONTOH PENGGUNAAN

Submission polis properti all risks sum insured Rp 300 miliar masuk. Junior underwriter (limit Rp 5 miliar) merujuk ke senior underwriter (limit Rp 100 miliar), yang merujuk ke chief underwriter (limit Rp 500 miliar). Chief underwriter menyetujui dengan rate 0,12%, deductible Rp 2 miliar, dan warranty sprinkler.

Istilah Terkait
Konsultasi Gratis