Proses penilaian dan seleksi risiko oleh penanggung untuk menentukan apakah suatu risiko dapat diterima dan berapa premi yang sesuai.
Underwriting adalah proses evaluasi dan seleksi risiko oleh perusahaan asuransi untuk menentukan apakah suatu risiko dapat diterima, pada kondisi apa, dan dengan premi berapa.
Tahapan underwriting:
- Submission review: menerima dan meninjau data risiko
- Risk assessment: menilai hazard fisik, moral, dan morale
- Rating: menentukan tarif premi yang sesuai
- Terms & conditions: menetapkan syarat, exclusions, warranties
- Decision: accept, decline, atau counter-offer
- Documentation: menerbitkan quotation atau polis
Faktor penilaian (asuransi umum):
- Occupancy/jenis usaha
- Konstruksi bangunan
- Fire protection
- Location/exposure
- Loss history (klaim historis)
- Sum insured dan PML
- Housekeeping dan maintenance
Faktor penilaian (asuransi jiwa):
- Usia dan jenis kelamin
- Kondisi kesehatan dan riwayat medis
- Pekerjaan dan hobi
- Kebiasaan merokok
- Riwayat keluarga
- Financial justification (sum insured vs penghasilan)
Prinsip:
Underwriting bertujuan membangun portofolio yang profitable dengan memastikan premi yang diterima cukup untuk membayar klaim yang diharapkan.
CONTOH PENGGUNAAN
Underwriting asuransi jiwa: pria 40 tahun, non-smoker, karyawan kantoran, sum insured Rp 2 miliar, BMI normal, medical check-up clear. Keputusan: standard rate, accept. Wanita 45 tahun, perokok, riwayat diabetes keluarga, sum insured Rp 5 miliar, BMI 32. Keputusan: rated-up +50% extra premium, exclusion diabetes complications 3 tahun pertama.