Langsung ke konten
Surety Bond & Jaminan
Definisi Singkat

Jaminan pengganti uang retensi yang ditahan oleh pemilik proyek.

Penjelasan Lengkap

Retention bond (jaminan retensi) adalah surety bond yang menggantikan uang retensi (retention money) yang biasanya ditahan oleh pemilik proyek dari setiap pembayaran termin kepada kontraktor.

Konsep uang retensi:

Dalam kontrak konstruksi, pemilik proyek biasanya menahan 5-10% dari setiap pembayaran termin sebagai jaminan. Uang ini dikembalikan setelah masa pemeliharaan selesai.

Fungsi retention bond:

Dengan retention bond, kontraktor menerima pembayaran penuh (tanpa pemotongan retensi). Sebagai gantinya, surety bond menjamin kewajiban yang semula dijamin oleh uang retensi.

Keuntungan bagi kontraktor:

  • Cash flow lebih baik (tidak ada pemotongan 5-10% per termin)
  • Biaya retention bond (premi 1-2%) jauh lebih kecil dari opportunity cost uang retensi
  • Dana bisa digunakan untuk proyek lain

Keuntungan bagi pemilik proyek:

  • Tetap memiliki jaminan atas kualitas pekerjaan
  • Kontraktor lebih sehat secara keuangan → proyek lebih lancar

CONTOH PENGGUNAAN

Proyek konstruksi Rp 100 miliar dengan retensi 5%. Tanpa retention bond, kontraktor kehilangan cash flow Rp 5 miliar (ditahan hingga masa pemeliharaan selesai, bisa 18 bulan). Dengan retention bond: kontraktor menerima pembayaran penuh, menyerahkan retention bond Rp 5 miliar dari perusahaan asuransi (premi 1,5% = Rp 75 juta). Kontraktor menghemat opportunity cost Rp 5 miliar × 18 bulan.

Istilah Terkait
Konsultasi Gratis