Langsung ke konten
Surety Bond & Jaminan
Definisi Singkat

Jaminan yang hanya dapat dicairkan jika syarat tertentu terpenuhi.

Penjelasan Lengkap

Conditional bond (jaminan bersyarat) adalah surety bond yang hanya dapat dicairkan jika obligee (pihak yang dijamin) dapat membuktikan bahwa principal (kontraktor) benar-benar wanprestasi dan memenuhi syarat-syarat tertentu yang ditetapkan dalam bond.

Prosedur pencairan conditional bond:

  1. Obligee harus memberitahu surety tentang wanprestasi
  2. Obligee harus membuktikan wanprestasi secara tertulis
  3. Surety berhak melakukan investigasi
  4. Surety berhak memberikan kesempatan kepada principal untuk memperbaiki
  5. Jika terbukti wanprestasi, baru bond dicairkan

Perbedaan dengan unconditional bond:

  • Conditional: perlu pembuktian wanprestasi, surety bisa menolak jika tidak terbukti
  • Unconditional: dicairkan atas permintaan pertama (first demand), tanpa perlu pembuktian

Keuntungan conditional bond:

  • Bagi principal: perlindungan dari pencairan yang sewenang-wenang
  • Bagi surety: kesempatan menginvestigasi sebelum membayar

Kerugian:

  • Bagi obligee: proses pencairan lebih lama dan rumit

CONTOH PENGGUNAAN

Pemilik proyek ingin mencairkan performance bond Rp 5 miliar karena kontraktor terlambat 2 bulan. Karena bond bersifat conditional, surety melakukan investigasi: keterlambatan ternyata sebagian disebabkan perubahan desain oleh pemilik proyek (variation order). Surety hanya menyetujui pencairan Rp 2 miliar sesuai proporsi kesalahan kontraktor.

Istilah Terkait
Konsultasi Gratis