Frekuensi terjadinya penyakit dalam suatu populasi.
Morbidity rate (tingkat kesakitan) adalah ukuran statistik yang menunjukkan frekuensi penyakit atau kondisi kesehatan tertentu dalam suatu populasi selama periode waktu tertentu.
Jenis ukuran morbidity:
- Incidence rate: jumlah KASUS BARU penyakit per populasi per periode
- Prevalence rate: jumlah TOTAL kasus (baru + lama) per populasi pada titik waktu tertentu
- Disability rate: frekuensi cacat/ketidakmampuan bekerja
Dalam asuransi:
Morbidity rate digunakan untuk:
- Pricing asuransi kesehatan (menentukan premi berdasarkan expected claims)
- Pricing critical illness insurance
- Pricing disability insurance
- Menghitung cadangan klaim kesehatan
- Menilai medical inflation
Perbedaan dengan mortality rate:
- Mortality rate: tingkat KEMATIAN → digunakan untuk pricing asuransi jiwa
- Morbidity rate: tingkat KESAKITAN → digunakan untuk pricing asuransi kesehatan
Di Indonesia:
Data morbidity tersedia dari Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan survey kesehatan nasional (Riskesdas). Perusahaan asuransi menggunakan data internal claims experience yang lebih relevan.
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan asuransi menganalisis morbidity rate untuk pricing asuransi kesehatan grup: incidence rate rawat inap 15% per tahun (dari 1.000 tertanggung, 150 dirawat), rata-rata biaya rawat Rp 25 juta, expected claims per orang = 15% × Rp 25 juta = Rp 3,75 juta/tahun. Premi ditetapkan Rp 5 juta/tahun/orang (termasuk loading).