Dasar-Dasar Asuransi
Definisi Singkat
Asuransi yang menjamin aset setelah proyek selesai dan beroperasi secara penuh.
Penjelasan Lengkap
Completed Risks / Operational All Risks (OAR) adalah polis asuransi yang menanggung kerugian atau kerusakan pada proyek konstruksi yang SUDAH SELESAI dan memasuki fase operasional, sebagai kelanjutan dari polis CAR/EAR.
Transisi dari polis konstruksi ke operasional:
- CAR/EAR: menjamin selama KONSTRUKSI/ERECTION
- Maintenance period: jaminan terbatas setelah serah terima
- OAR / Property policy: menjamin selama OPERASI
Cakupan OAR:
- Material damage pada bangunan, mesin, peralatan
- Machinery breakdown
- Business interruption / loss of profit
- Third party liability
Perbedaan OAR vs PAR:
- OAR: biasanya lebih spesifik untuk proyek besar (PLTU, pabrik, infrastruktur) yang baru selesai konstruksi
- PAR: lebih umum untuk properti komersial
- OAR sering mencakup extended warranty untuk defect yang muncul pasca-konstruksi
Risiko khusus dalam fase operasional awal:
- Teething problems (masalah awal operasi)
- Latent defect dari konstruksi
- Performance shortfall
- Commissioning failures
CONTOH PENGGUNAAN
PLTU baru selesai konstruksi (polis EAR berakhir). OAR dimulai: SI bangunan Rp 2 triliun, mesin Rp 3 triliun, BI 12 bulan Rp 1 triliun. Bulan ke-3 operasi, turbin mengalami kegagalan akibat latent defect dari pemasangan — klaim OAR: perbaikan Rp 100 miliar + BI 2 bulan Rp 167 miliar = Rp 267 miliar.
Istilah Terkait