Metode statistik untuk mengukur potensi kerugian maksimum dalam periode dan tingkat kepercayaan tertentu.
Value at Risk (VaR) adalah metrik statistik yang mengukur potensi kerugian MAKSIMUM yang mungkin dialami suatu portofolio dalam periode waktu tertentu pada tingkat kepercayaan tertentu.
Definisi:
"Dengan tingkat kepercayaan X%, kerugian tidak akan melebihi Y dalam periode Z."
Contoh:
VaR 95% 1-hari = Rp 10 miliar artinya: ada probabilitas 95% bahwa kerugian harian TIDAK akan melebihi Rp 10 miliar.
Dalam asuransi, VaR digunakan untuk:
1. Manajemen investasi:
- Mengukur risiko portofolio investasi perusahaan asuransi
- Basis penetapan limit investasi
2. Solvabilitas (RBC):
- Komponen perhitungan modal minimum
- Mengukur risiko pasar dalam formula RBC
3. Enterprise Risk Management:
- Mengukur eksposur risiko keseluruhan
- Basis alokasi modal ke lini bisnis
Metode perhitungan:
- Historical simulation: berdasarkan data historis
- Variance-covariance: asumsi distribusi normal
- Monte Carlo simulation: simulasi ribuan skenario acak
Kelemahan VaR:
- Tidak mengukur kerugian DI LUAR batas VaR (tail risk)
- Asumsi distribusi normal sering tidak realistis
- Expected Shortfall (ES/CVaR) lebih baik untuk tail risk
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan asuransi memiliki portofolio investasi Rp 5 triliun (saham 30%, obligasi 60%, deposito 10%). Perhitungan VaR 99% 1-tahun: Rp 300 miliar. Artinya: ada 99% kemungkinan kerugian investasi tidak melebihi Rp 300 miliar dalam setahun. Modal harus cukup untuk menyerap kerugian ini.