Tingkat risiko yang dapat diterima oleh organisasi tanpa perlu tindakan mitigasi tambahan.
Acceptable Risk adalah tingkat risiko yang dianggap “bisa diterima” oleh suatu organisasi, di mana biaya mitigasi tambahan tidak sebanding dengan potensi kerugian. Konsep ini fundamental dalam manajemen risiko.
Faktor penentu:
- Appetite risiko organisasi
- Kapasitas finansial untuk menyerap kerugian
- Regulasi industri dan standar kepatuhan
- Cost-benefit analysis dari langkah mitigasi
Dalam konteks asuransi: Underwriter mengevaluasi apakah suatu risiko “acceptable” untuk di-cover berdasarkan kriteria underwriting. Risiko yang tidak acceptable bisa ditolak atau di-cover dengan premi dan terms khusus.
CONTOH PENGGUNAAN
Pabrik menerima risiko kebakaran kecil di area parkir (acceptable risk — dampak rendah) tapi TIDAK menerima risiko kebakaran di gudang bahan kimia tanpa sprinkler (unacceptable risk — butuh mitigasi segera).