Underwriting
Definisi Singkat
Kondisi pasar asuransi di mana premi rendah, kapasitas berlimpah, dan persaingan ketat.
Penjelasan Lengkap
Soft market adalah fase dalam siklus pasar asuransi yang ditandai oleh penurunan premi, kapasitas berlimpah, syarat pertanggungan yang lebih longgar, dan persaingan ketat antar perusahaan asuransi.
Karakteristik soft market:
- Premi turun (rate cutting)
- Kapasitas berlimpah (banyak perusahaan bersedia menerima risiko)
- Underwriting lebih longgar (menerima risiko yang sebelumnya ditolak)
- Coverage lebih luas (exclusions dikurangi)
- Deductible diturunkan
- Persaingan antar perusahaan asuransi sangat ketat
Dampak negatif:
- Underwriting discipline menurun
- Loss ratio memburuk
- Profitabilitas tergerus
- Beberapa perusahaan bisa mengalami kerugian
- Potensi insolvency meningkat
Penyebab:
- Modal baru masuk ke industri (setelah periode profitable)
- Investment returns tinggi (subsidize underwriting losses)
- Tidak ada catastrophe losses besar
- Kompetisi dari new entrants
Strategi di soft market:
- Mempertahankan underwriting discipline
- Fokus pada segmen niche yang kurang kompetitif
- Efisiensi operasional untuk menurunkan expense ratio
CONTOH PENGGUNAAN
Selama soft market 2015-2018, rate asuransi properti di Indonesia turun 25%. Perusahaan asuransi berlomba menurunkan rate untuk mempertahankan nasabah: rate kebakaran standar turun dari 0,15% ke 0,11%. Loss ratio industri naik dari 55% ke 72%. Dua perusahaan kecil dicabut izinnya oleh OJK karena insolvency.
Istilah Terkait