Cadangan premi yang belum diperoleh.
Unearned Premium Reserve (UPR) adalah cadangan yang dibentuk atas bagian premi yang telah diterima tetapi periode pertanggungannya belum berjalan sepenuhnya.
Konsep dasar:
Premi asuransi dibayar di muka untuk satu tahun, tetapi pendapatan diakui secara proporsional selama masa polis. Bagian premi yang belum menjadi pendapatan dicatat sebagai UPR (kewajiban).
Metode perhitungan UPR:
1. Pro-Rata Temporis (Daily Basis) — Paling akurat. UPR dihitung berdasarkan sisa hari polis.
UPR = Premi × (Sisa hari / Total hari polis)
2. Methode 1/24 — Mengasumsikan polis diterbitkan di pertengahan bulan. Premi Januari: 23/24 unearned di akhir Januari.
3. 40% Method — UPR = 40% dari premi neto. Metode sederhana yang sering digunakan di Indonesia.
Pentingnya UPR:
- Komponen terbesar dari cadangan teknis
- Menentukan pendapatan premi yang dilaporkan (earned premium = written premium - perubahan UPR)
- Mempengaruhi perhitungan solvabilitas
- Diaudit oleh aktuaris dan akuntan publik
CONTOH PENGGUNAAN
Polis property all risks diterbitkan 1 April 2024 dengan premi tahunan Rp 120 juta. Per 31 Desember 2024 (9 bulan berjalan): Earned premium = 9/12 × Rp 120 juta = Rp 90 juta (pendapatan). UPR = 3/12 × Rp 120 juta = Rp 30 juta (kewajiban yang dilaporkan di neraca). UPR akan berkurang menjadi 0 pada 31 Maret 2025 saat polis berakhir.