Teknologi Asuransi (InsurTech)
Definisi Singkat
Kontrak yang dieksekusi otomatis berdasarkan kode program.
Penjelasan Lengkap
Smart contract (kontrak pintar) adalah program komputer yang tersimpan di blockchain dan dieksekusi secara otomatis ketika kondisi yang telah ditentukan sebelumnya terpenuhi, tanpa memerlukan perantara.
Dalam asuransi:
Cara kerja:
- Nasabah membeli polis → syarat dan ketentuan dikodekan dalam smart contract
- Oracle (sumber data eksternal) memasukkan data trigger (cuaca, penerbangan, gempa)
- Jika kondisi klaim terpenuhi → smart contract otomatis membayar klaim
- Tidak perlu pengajuan klaim manual atau verifikasi
Contoh penerapan:
- Flight delay: smart contract membayar otomatis jika penerbangan delay >3 jam (data dari FlightAware)
- Crop insurance: pembayaran otomatis jika curah hujan di bawah threshold (data dari stasiun cuaca)
- Gempa bumi: pembayaran otomatis jika magnitude ≥7.0 SR (data dari BMKG)
Keuntungan:
- Transparansi: syarat klaim jelas dan tidak dapat diubah
- Kecepatan: klaim dibayar dalam menit, bukan minggu
- Efisiensi: tidak perlu claims adjuster
- Kepercayaan: kode menggantikan kepercayaan terhadap institusi
Platform:
Ethereum, Chainlink (oracle), Polygon, Solana
CONTOH PENGGUNAAN
Petani membeli asuransi gagal panen berbasis smart contract (premi Rp 100.000/musim). Oracle mengambil data curah hujan dari 3 stasiun cuaca terdekat setiap hari. Jika akumulasi curah hujan <60% dari normal selama periode tanam, smart contract otomatis mentransfer Rp 3 juta ke rekening petani. Tidak perlu laporan klaim, survei lapangan, atau menunggu keputusan.
Istilah Terkait