Langsung ke konten
Dasar-Dasar Asuransi
Definisi Singkat

Representasi visual dari risiko-risiko organisasi berdasarkan probabilitas dan dampak.

Penjelasan Lengkap

Risk map atau peta risiko adalah alat visualisasi yang menampilkan seluruh risiko yang dihadapi organisasi dalam satu diagram, biasanya menggunakan sumbu probabilitas (kemungkinan terjadi) dan dampak (severity). Risk map membantu manajemen dan underwriter melihat gambaran besar profil risiko secara komprehensif.

Dalam risk map, setiap risiko ditempatkan pada koordinat berdasarkan penilaian probabilitas dan dampaknya. Risiko di kuadran kanan atas (probabilitas tinggi, dampak besar) mendapat prioritas penanganan tertinggi. Warna biasanya digunakan untuk menunjukkan zona risiko: hijau (rendah), kuning (sedang), oranye (tinggi), dan merah (sangat tinggi).

Perusahaan asuransi menggunakan risk map baik untuk menilai profil risiko calon tertanggung maupun untuk mengelola portofolio mereka sendiri. OJK mensyaratkan perusahaan asuransi untuk memiliki peta risiko sebagai bagian dari laporan profil risiko yang wajib disampaikan secara berkala kepada regulator.

CONTOH PENGGUNAAN

Sebuah perusahaan asuransi membuat risk map portofolionya dan menemukan konsentrasi risiko yang mengkhawatirkan: 40% dari total sum insured properti berada di wilayah DKI Jakarta yang rawan banjir (probabilitas tinggi, dampak besar — zona merah). Berdasarkan risk map ini, manajemen memutuskan untuk mengurangi akseptasi risiko baru di Jakarta, membeli reasuransi banjir tambahan, dan meningkatkan tarif untuk risiko banjir sebesar 25%.

Istilah Terkait
Konsultasi Gratis