Langsung ke konten
Manajemen Risiko
Definisi Singkat

Rencana pemulihan sistem dan operasi setelah bencana.

Penjelasan Lengkap

Disaster Recovery Plan (DRP) adalah komponen dari Business Continuity Plan yang secara khusus berfokus pada pemulihan sistem teknologi informasi dan infrastruktur setelah terjadi bencana atau gangguan besar.

Komponen utama DRP:

1. Recovery Time Objective (RTO) — Waktu maksimum yang dapat ditoleransi untuk memulihkan sistem (misalnya 4 jam, 24 jam).

2. Recovery Point Objective (RPO) — Jumlah data maksimum yang dapat ditoleransi untuk hilang (misalnya data 1 jam terakhir).

3. Backup Strategy — Full backup, incremental, differential; on-site dan off-site storage.

4. Alternative Site — Hot site (siap pakai), warm site (perlu setup), cold site (fasilitas kosong).

5. Communication Plan — Prosedur notifikasi dan eskalasi saat bencana terjadi.

Relevasi dengan asuransi:

  • DRP yang teruji dapat mengurangi durasi business interruption claim
  • Penanggung sering merekomendasikan DRP sebagai bagian dari risk improvement
  • Cyber insurance sering mensyaratkan DRP sebagai condition precedent

CONTOH PENGGUNAAN

Bank regional mengalami kebakaran di data center utama. DRP langsung diaktifkan: dalam 2 jam, operasi dialihkan ke disaster recovery site yang memiliki replika real-time semua data. Nasabah tetap bisa bertransaksi melalui mobile banking dan ATM. Tanpa DRP, downtime bisa mencapai berminggu-minggu dengan kerugian miliaran rupiah.

Istilah Terkait
Konsultasi Gratis