Peristiwa bencana besar yang menyebabkan kerugian massal dan melibatkan banyak polis asuransi sekaligus.
Catastrophe (katastrofe) dalam asuransi adalah peristiwa bencana berskala besar yang menyebabkan kerugian massal dan melibatkan banyak polis asuransi secara bersamaan.
Jenis catastrophe:
Natural catastrophe (Nat-Cat):
- Gempa bumi
- Tsunami
- Letusan gunung berapi
- Banjir besar
- Badai/topan
- Tornado/angin puting beliung
Man-made catastrophe:
- Terorisme (9/11)
- Ledakan industri (Beirut 2020)
- Tumpahan minyak (Deepwater Horizon 2010)
- Cyber attack berskala besar
Dampak pada industri asuransi:
- Klaim massal dalam waktu singkat
- Mengurangi surplus dan kapasitas
- Memicu hard market
- Mempengaruhi harga reasuransi
- Potensi insolvency perusahaan yang terkonsentrasi
Pengelolaan risiko catastrophe:
- Catastrophe modeling (RMS, AIR, CoreLogic)
- Reasuransi catastrophe (Cat XL)
- Catastrophe bonds (ILS)
- Diversifikasi geografis portofolio
- Accumulation control
Di Indonesia:
Risiko catastrophe utama: gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, banjir. PT Maipark mengelola pool reasuransi gempa bumi.
CONTOH PENGGUNAAN
Gempa bumi M 7.5 menghantam kota besar di Indonesia. 50.000 bangunan rusak, 10.000 polis properti terkena dampak. Total klaim asuransi: Rp 15 triliun. Catastrophe XL reinsurance menanggung klaim di atas retention Rp 500 miliar per perusahaan. Cat bonds investor menanggung layer paling atas. Pasar asuransi Indonesia memasuki hard market — rate properti naik 40% pada renewal.