Rasio klaim terhadap premi yang digunakan untuk menghitung tarif reasuransi.
Burning cost ratio adalah rasio antara klaim yang dibayarkan oleh layer reasuransi excess of loss terhadap total premi underlying (subject premium) selama periode tertentu.
Istilah ini berkaitan erat dengan Burning Cost (ID 4786). Lihat entri tersebut untuk penjelasan lengkap mengenai metode perhitungan, penyesuaian, keuntungan, dan keterbatasan.
Interpretasi burning cost ratio:
- < 5%: layer jarang tersentuh, pricing bisa menggunakan exposure-based approach
- 5-15%: frekuensi moderate, burning cost reliable
- > 15%: layer sering tersentuh, perlu review retention/attachment point
CONTOH PENGGUNAAN
Reasuradur mengevaluasi renewal: burning cost ratio 5 tahun terakhir untuk motor XL layer: tahun 1: 8%, tahun 2: 5%, tahun 3: 12%, tahun 4: 3%, tahun 5: 7%. Rata-rata burning cost ratio: 7%. Reasuradur menetapkan minimum rate 10% (burning cost + 3% loading untuk volatility dan profit).