Distribusi produk asuransi melalui platform digital dan aplikasi mobile.
Digital distribution dalam asuransi adalah penyaluran produk asuransi melalui platform digital, termasuk website, aplikasi mobile, marketplace, dan media sosial.
Kanal digital distribution:
1. Direct-to-Consumer (D2C) — Website atau app perusahaan asuransi sendiri (misalnya Allianz eAZy, AXA Mandiri app).
2. Aggregator/Comparator — Platform yang membandingkan produk dari berbagai perusahaan (Lifepal, Cekpremi, Futuready).
3. Embedded Insurance — Asuransi yang terintegrasi dalam platform lain (asuransi pengiriman Tokopedia, asuransi perjalanan Traveloka).
4. Insurtech — Startup teknologi asuransi yang menawarkan produk dan pengalaman digital end-to-end.
5. Social Commerce — Pemasaran melalui media sosial dan influencer.
Keuntungan digital distribution:
- Jangkauan luas dan biaya distribusi rendah
- Proses pembelian cepat dan paperless
- Data analytics untuk personalisasi produk
- Customer experience yang seamless
Di Indonesia, OJK telah mengatur pemasaran asuransi digital melalui POJK tentang Inovasi Teknologi Sektor Jasa Keuangan.
CONTOH PENGGUNAAN
Nasabah membeli asuransi perjalanan Rp 50.000 melalui aplikasi Traveloka saat memesan tiket pesawat (embedded insurance). Proses pembelian hanya 2 klik, polis digital dikirim via email dalam 1 menit. Jika penerbangan dibatalkan, klaim diajukan melalui app dan pembayaran otomatis dalam 3 hari.