Inovasi teknologi yang diterapkan dalam industri asuransi.
InsurTech (Insurance Technology) adalah inovasi teknologi yang diterapkan dalam industri asuransi untuk meningkatkan efisiensi, pengalaman nasabah, dan menciptakan produk baru.
Bidang inovasi InsurTech:
- Distribusi digital: penjualan asuransi online (PasarPolis, Qoala, Lifepal)
- Underwriting AI: penilaian risiko menggunakan machine learning
- Claims automation: klaim otomatis dengan image recognition dan AI
- Telematics: pemantauan perilaku berkendara untuk premi dinamis
- IoT: sensor untuk pencegahan dan deteksi dini risiko
- Blockchain: smart contracts untuk klaim otomatis
- Parametric insurance: klaim otomatis berdasarkan parameter terukur
Model bisnis InsurTech:
- Full-stack: perusahaan asuransi digital (licensed)
- MGA (Managing General Agent): underwriting atas nama perusahaan asuransi
- Marketplace/aggregator: membandingkan produk dari berbagai perusahaan asuransi
- Enabler/SaaS: menyediakan teknologi untuk perusahaan asuransi existing
Di Indonesia:
OJK mengatur InsurTech melalui regulatory sandbox dan POJK tentang inovasi teknologi digital. InsurTech Indonesia tergabung dalam Asosiasi InsurTech Indonesia.
CONTOH PENGGUNAAN
Startup InsurTech Indonesia membangun platform asuransi mikro untuk petani. Menggunakan data satelit cuaca (parametric), smart contract (blockchain), dan distribusi via aplikasi mobile. Petani membayar premi Rp 50.000/musim tanam. Jika curah hujan melebihi threshold, klaim Rp 2 juta dibayarkan otomatis dalam 48 jam.