Dasar-Dasar Asuransi
Definisi Singkat
Pihak yang ditunjuk oleh tertanggung untuk membantu mengajukan dan menegosiasikan klaim.
Penjelasan Lengkap
Loss assessor adalah profesional yang bekerja mewakili TERTANGGUNG (bukan perusahaan asuransi) dalam proses klaim, membantu tertanggung mendapatkan penyelesaian klaim yang optimal.
Perbedaan dengan loss adjuster:
- Loss adjuster: ditunjuk oleh PERUSAHAAN ASURANSI — independen
- Loss assessor: ditunjuk oleh TERTANGGUNG — mewakili kepentingan tertanggung
Tugas loss assessor:
- Membantu tertanggung menyusun klaim
- Mengumpulkan dan menyiapkan dokumen pendukung
- Menghitung nilai kerugian dari perspektif tertanggung
- Bernegosiasi dengan perusahaan asuransi dan loss adjuster
- Memastikan tertanggung mendapat settlement yang fair
- Mengajukan keberatan jika klaim ditolak atau dikurangi
Kapan menggunakan loss assessor:
- Klaim besar dan kompleks
- Tertanggung tidak familiar dengan proses klaim
- Klaim ditolak atau jumlah yang ditawarkan terlalu rendah
- Tertanggung tidak punya waktu menangani klaim sendiri
Biaya:
- Biasanya persentase dari klaim yang berhasil diperoleh
- Umumnya 5-15% dari settlement
- Beberapa mengenakan fixed fee
Di Indonesia:
- Kurang umum dibandingkan loss adjuster
- Beberapa konsultan dan broker menyediakan jasa serupa
- Broker asuransi sering berperan sebagai loss assessor bagi tertanggung
CONTOH PENGGUNAAN
Pabrik mengalami kerugian kebakaran. Loss adjuster (ditunjuk perusahaan asuransi) menilai kerugian Rp 15 miliar. Tertanggung merasa nilai seharusnya Rp 22 miliar. Tertanggung menunjuk loss assessor yang menyusun klaim ulang dengan bukti tambahan. Setelah negosiasi, settlement disepakati Rp 19 miliar.
Istilah Terkait