Langsung ke konten
Dasar-Dasar Asuransi
Definisi Singkat

Kecerobohan atau ketidakpedulian tertanggung karena merasa sudah dilindungi asuransi.

Penjelasan Lengkap

Morale hazard adalah peningkatan risiko kerugian yang disebabkan oleh SIKAP atau PERILAKU CEROBOH tertanggung karena mengetahui bahwa kerugian akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Perbedaan:

  • Moral hazard: KESENGAJAAN — tertanggung dengan sengaja menyebabkan atau memperbesar kerugian (fraud)
  • Morale hazard: KECEROBOHAN — tertanggung kurang hati-hati karena merasa sudah dilindungi asuransi

Contoh morale hazard:

  • Tidak mengunci pintu mobil karena sudah diasuransikan
  • Tidak memasang alarm kebakaran karena sudah punya asuransi
  • Kurang hati-hati menjaga barang karena sudah di-cover
  • Tidak merawat kendaraan karena 'toh ada asuransi'
  • Membiarkan properti kurang terpelihara

Dampak:

  • Frekuensi klaim meningkat
  • Severity klaim membesar
  • Loss ratio memburuk
  • Premi untuk semua tertanggung naik

Cara perusahaan asuransi menangani:

  • Deductible/own risk — tertanggung ikut menanggung
  • Warranty — kewajiban tertentu yang harus dipenuhi
  • Survey dan inspeksi berkala
  • Experience rating — premi naik jika klaim banyak
  • Underwriting selection — menolak risiko dengan morale hazard tinggi

Penting:

Morale hazard BUKAN kecurangan (fraud), tapi kelalaian yang meningkatkan risiko.

CONTOH PENGGUNAAN

Pemilik restoran memiliki asuransi kebakaran lengkap. Karena merasa dilindungi, ia malas memeriksa instalasi gas dan listrik, tidak melatih karyawan tentang keselamatan kebakaran, dan tidak mengganti fire extinguisher yang kadaluarsa. Ini morale hazard — bukan sengaja membakar (moral hazard), tapi ceroboh karena 'sudah ada asuransi'.

Istilah Terkait
Konsultasi Gratis