Tambahan pada premi murni untuk menutup biaya operasional, keuntungan, dan kontingensi.
Loading dalam asuransi adalah tambahan yang dikenakan pada premi murni (pure premium) untuk menutup berbagai biaya dan risiko tambahan.
Jenis loading:
1. Expense Loading — Menutup biaya operasional perusahaan asuransi: komisi agen/broker, biaya administrasi, biaya klaim, overhead.
2. Profit Loading — Margin keuntungan penanggung.
3. Contingency Loading — Cadangan untuk fluktuasi klaim yang tidak terduga.
4. Risk Loading — Tambahan premi karena faktor risiko yang lebih tinggi dari rata-rata. Contoh:
- Usia kendaraan tua
- Wilayah rawan kecelakaan atau banjir
- Pengemudi muda (di bawah 25 tahun)
- Riwayat klaim buruk
Formula premi:
Premi Komersial = Premi Murni + Expense Loading + Profit Loading + Contingency Loading ± Risk Loading
Di asuransi kendaraan Indonesia, OJK menetapkan tarif referensi. Loading atau diskon di atas/bawah tarif referensi biasanya berkisar 10-20% tergantung kebijakan penanggung.
CONTOH PENGGUNAAN
Tarif murni asuransi kendaraan comprehensive di Jakarta: 2,5% dari harga kendaraan. Loading ditambahkan: expense 25% (komisi broker, administrasi), profit 10%, contingency 5%. Premi komersial = 2,5% × 1,4 = 3,5%. Untuk kendaraan Rp 300 juta: premi murni Rp 7,5 juta → premi komersial Rp 10,5 juta.