Penetapan premi khusus untuk kumpulan kendaraan yang dimiliki oleh satu tertanggung.
Fleet rating adalah metode penetapan premi khusus untuk kumpulan kendaraan (fleet) yang dimiliki oleh satu tertanggung, berdasarkan pengalaman klaim historis armada tersebut.
Metodologi fleet rating:
1. Experience Rating — Premi dihitung berdasarkan loss ratio aktual armada selama 3-5 tahun terakhir.
2. Burning Cost — Premi = (total klaim / total TSI) × adjustment factor.
3. Credibility Rating — Kombinasi antara experience armada sendiri dan statistik pasar, dengan bobot berdasarkan ukuran armada.
Faktor yang mempengaruhi fleet rate:
- Jumlah dan jenis kendaraan (sedan, truk, alat berat)
- Wilayah operasi (Jakarta vs daerah)
- Penggunaan kendaraan (komersial, operasional, pribadi)
- Loss ratio historis
- Program keselamatan dan fleet management
- Deductible yang dipilih
Fleet yang besar (>100 unit) mendapat credibility penuh, sehingga premi sangat dipengaruhi oleh loss experience sendiri. Fleet kecil masih bergantung pada tarif manual.
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan rental mobil memiliki 500 unit kendaraan dengan total sum insured Rp 250 miliar. Loss ratio 3 tahun terakhir: 40%, 35%, 30%. Burning cost rata-rata = 35%. Penanggung menetapkan fleet rate = 35% + 15% loading (biaya operasional + margin) = rate 0,50% dari TSI. Premi = 0,50% × Rp 250 miliar = Rp 1,25 miliar.