Dasar-Dasar Asuransi
Definisi Singkat
Bagian dari klaim yang menjadi tanggungan tertanggung, sering digunakan bergantian dengan deductible.
Penjelasan Lengkap
Excess adalah jumlah pertama dari setiap klaim yang harus ditanggung sendiri oleh tertanggung sebelum perusahaan asuransi membayar.
Perbedaan excess vs deductible:
Dalam praktik, kedua istilah ini SERING digunakan secara bergantian. Namun secara teknis:
- Excess: istilah Inggris/internasional
- Deductible: istilah Amerika Serikat
Jenis excess:
- Compulsory excess: ditetapkan oleh perusahaan asuransi, tidak bisa dinegosiasi
- Voluntary excess: dipilih tertanggung untuk mendapat diskon premi
- Aggregate excess: berlaku pada total klaim per tahun, bukan per klaim
- Time excess: waiting period sebelum BI mulai dijamin (misalnya 3 hari)
Tujuan excess:
- Mengurangi klaim-klaim kecil (nuisance claims)
- Mendorong tertanggung menjaga properti/mengurangi risiko
- Menurunkan beban administrasi klaim
- Menurunkan premi
Perhitungan:
- Kerugian Rp 100 juta, excess Rp 10 juta → perusahaan asuransi bayar Rp 90 juta
- Kerugian Rp 5 juta, excess Rp 10 juta → perusahaan asuransi bayar Rp 0 (kerugian di bawah excess)
CONTOH PENGGUNAAN
Polis kendaraan comprehensive: excess compulsory Rp 300.000 + voluntary excess Rp 1 juta (untuk diskon premi 10%). Total excess: Rp 1,3 juta. Kecelakaan — kerusakan Rp 15 juta. Klaim dibayar: Rp 15 juta − Rp 1,3 juta = Rp 13,7 juta.
Istilah Terkait