Perusahaan asuransi yang dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan induk untuk menjamin risiko perusahaan induk itu sendiri.
Captive insurance adalah perusahaan asuransi yang dimiliki dan dikendalikan oleh perusahaan atau grup perusahaan (parent company) untuk menanggung risiko-risiko parent company itu sendiri.
Jenis captive:
- Pure/single parent captive: dimiliki satu perusahaan untuk risiko sendiri
- Group captive: dimiliki bersama oleh beberapa perusahaan (biasanya satu industri)
- Rent-a-captive: perusahaan menyewa fasilitas captive tanpa mendirikan sendiri
- Protected cell company (PCC): satu entitas hukum dengan sel-sel terpisah
Keuntungan:
- Akses langsung ke pasar reasuransi (bypass perusahaan asuransi langsung)
- Penghematan premi (menghilangkan margin dan overhead perusahaan asuransi)
- Kontrol atas program asuransi
- Menjamin risiko yang sulit diasuransikan di pasar konvensional
- Cashflow benefit (investasi premi sendiri)
- Tax planning di yurisdiksi tertentu
Domisili captive populer:
Bermuda, Cayman Islands, Vermont (AS), Dublin, Guernsey, Singapore, Labuan (Malaysia)
Di Indonesia:
Beberapa konglomerat Indonesia memiliki captive di Labuan, Malaysia atau Singapore untuk asuransi grup.
CONTOH PENGGUNAAN
Konglomerat tambang mendirikan captive insurance di Labuan, Malaysia. Captive menanggung risiko properti dan liability seluruh anak perusahaan dengan total sum insured Rp 50 triliun. Captive menahan retensi Rp 500 miliar, sisanya direasuransikan ke pasar internasional. Penghematan 20% dibanding membeli langsung dari pasar (tanpa margin perusahaan asuransi komersial).