Distribusi dan pengelolaan asuransi mikro melalui teknologi telepon seluler.
Mobile insurance adalah distribusi, pembelian, dan pengelolaan produk asuransi melalui perangkat telepon seluler (smartphone atau feature phone).
Model mobile insurance:
1. Mobile-Enabled — Menggunakan SMS atau USSD untuk pembelian dan klaim (cocok untuk feature phone di daerah terpencil).
2. Mobile-App Based — Melalui aplikasi smartphone yang menawarkan pengalaman lebih kaya (foto klaim, tracking, dokumen digital).
3. Mobile-First — Produk asuransi yang dirancang khusus untuk kanal mobile (on-demand insurance, pay-per-use).
4. Embedded in Mobile Ecosystem — Asuransi terintegrasi dalam aplikasi lain (e-wallet, ride-hailing, e-commerce).
Contoh implementasi di Indonesia:
- GoPay + asuransi kecelakaan diri untuk driver Gojek
- OVO + asuransi gadget
- Tokopedia + asuransi pengiriman barang
- Dana + asuransi jiwa mikro
Mobile insurance menjadi enabler utama financial inclusion karena penetrasi smartphone di Indonesia sudah melebihi 70%.
CONTOH PENGGUNAAN
Pengguna Gojek mengaktifkan asuransi kecelakaan diri melalui aplikasi GoPay dengan premi Rp 5.000 per trip. Saat mengalami kecelakaan saat menggunakan layanan GoRide, ia mengajukan klaim melalui app: foto TKP, upload surat dokter, dan klaim Rp 10 juta untuk biaya pengobatan cair dalam 5 hari kerja langsung ke saldo GoPay.