Tingkat pengembalian yang dihasilkan dari investasi, biasanya dinyatakan dalam persentase per tahun.
Yield adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan dari suatu investasi selama periode tertentu, umumnya dinyatakan sebagai persentase per tahun dari nilai investasi.
Jenis yield:
1. Current yield (yield berjalan)
Current Yield = Kupon tahunan / Harga pasar obligasi × 100%
2. Yield to Maturity (YTM)
Total return jika obligasi dipegang hingga jatuh tempo, memperhitungkan kupon dan capital gain/loss.
3. Dividend yield
Dividend Yield = Dividen per saham / Harga saham × 100%
4. Portfolio yield
Weighted average yield dari seluruh instrumen dalam portofolio.
Yield dalam konteks asuransi:
- Investment yield portofolio perusahaan asuransi menentukan kemampuan memenuhi guaranteed return
- Yield curve mempengaruhi valuasi cadangan teknis (discounting)
- Penurunan yield obligasi pemerintah meningkatkan nilai cadangan asuransi jiwa
- OJK memantau investment yield sebagai indikator kesehatan keuangan
Dalam lingkungan suku bunga rendah (low yield environment), perusahaan asuransi jiwa menghadapi tantangan besar karena harus memenuhi guaranteed return dengan yield investasi yang menurun.
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan asuransi memiliki portofolio obligasi Rp 2 triliun: SBN 10 tahun (Rp 1,2 triliun, YTM 6,8%), obligasi korporasi AA (Rp 500 miliar, YTM 8,5%), obligasi korporasi A (Rp 300 miliar, YTM 9,2%). Portfolio yield = (1.200×6,8% + 500×8,5% + 300×9,2%) / 2.000 = 7,5%. Yield ini cukup untuk memenuhi guaranteed return produk endowment 5%.