Dasar-Dasar Asuransi
Definisi Singkat
Rasio operasi yang mengukur efisiensi keseluruhan operasional perusahaan asuransi.
Penjelasan Lengkap
Operating ratio (rasio operasional) adalah metrik kinerja perusahaan asuransi yang mengukur efisiensi keseluruhan operasi, termasuk hasil investasi.
Formula:
Operating Ratio = Combined Ratio - Investment Income Ratio
Atau:
Operating Ratio = (Klaim + Biaya - Hasil Investasi) / Premi × 100%
Komponen:
- Combined ratio: loss ratio + expense ratio
- Investment income ratio: hasil investasi / premi
Interpretasi:
- Operating ratio 100%: perusahaan asuransi MERUGI secara keseluruhan
Contoh:
- Loss ratio: 65%
- Expense ratio: 33%
- Combined ratio: 98%
- Investment income ratio: 10%
- Operating ratio: 98% - 10% = 88% → PROFITABLE
Perbedaan:
- Combined ratio: hanya mengukur kinerja UNDERWRITING
- Operating ratio: mengukur kinerja KESELURUHAN (underwriting + investasi)
Pentingnya:
- Banyak perusahaan asuransi memiliki combined ratio >100% (underwriting loss)
- Tapi operating ratio <100% karena investment income menutupi kerugian underwriting
- Operating ratio adalah gambaran LEBIH LENGKAP tentang profitabilitas
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan asuransi: loss ratio 72%, expense ratio 30%. Combined ratio: 102% (underwriting LOSS 2%). Namun, investasi menghasilkan return 8% dari premi. Operating ratio: 102% - 8% = 94%. Meskipun underwriting rugi, secara keseluruhan perusahaan asuransi UNTUNG karena investment income.
Istilah Terkait