Polis yang menjamin beberapa jenis harta benda atau lokasi di bawah satu jumlah pertanggungan.
Blanket policy (polis selimut) adalah polis asuransi tunggal yang menanggung beberapa objek pertanggungan, beberapa lokasi, atau beberapa jenis properti di bawah satu sum insured gabungan.
Perbedaan blanket vs specific/scheduled policy:
- Specific policy: sum insured terpisah untuk setiap objek/lokasi
- Blanket policy: satu sum insured gabungan untuk semua objek/lokasi
Keuntungan blanket policy:
- Fleksibel — sum insured bisa dipakai untuk lokasi/objek manapun yang terkena
- Menghindari under-insurance di satu lokasi
- Administrasi lebih sederhana (satu polis)
- Otomatis mencakup properti baru yang ditambahkan
Kerugian:
- Premi bisa lebih mahal
- Average clause berlaku pada total sum insured gabungan
- Kurang detail dalam monitoring per lokasi
Contoh penerapan:
- Perusahaan retail dengan 50 toko → satu blanket policy
- Gudang dengan stock yang berpindah-pindah antar lokasi
- Portfolio properti dengan banyak bangunan
Di Indonesia:
Blanket policy umum digunakan untuk perusahaan dengan multi-lokasi atau stock yang bergerak.
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan logistik memiliki 5 gudang di Jabodetabek. Blanket policy SI Rp 100 miliar (gabungan). Gudang Jakarta terbakar — kerugian Rp 30 miliar ditanggung penuh dari blanket SI. Jika menggunakan specific policy per gudang (SI Rp 20 miliar per gudang), klaim dibatasi Rp 20 miliar — under-insured.