Penetapan premi berdasarkan klasifikasi risiko sesuai kelompok atau jenis usaha.
Class rating (rating berdasarkan kelas) adalah metode penetapan tarif premi asuransi yang mengelompokkan risiko ke dalam kelas-kelas berdasarkan karakteristik yang serupa, dan semua risiko dalam kelas yang sama dikenakan tarif yang sama.
Contoh pengelompokan kelas:
Asuransi kendaraan:
- Kelas berdasarkan jenis kendaraan (sedan, SUV, truk)
- Usia kendaraan
- Wilayah penggunaan
- Penggunaan (pribadi, komersial)
Asuransi kebakaran:
- Kelas konstruksi (I, II, III)
- Occupancy class (risiko rendah, sedang, tinggi)
- Zona tarif
Asuransi kesehatan:
- Kelompok usia (age band)
- Jenis kelamin
- Wilayah
- Status perokok/non-perokok
Perbedaan metode rating:
- Class rating: tarif per KELAS — sederhana, efisien
- Individual/merit rating: tarif per INDIVIDU — lebih akurat tapi lebih kompleks
- Schedule rating: modifikasi tarif kelas berdasarkan karakteristik individual
- Experience rating: modifikasi berdasarkan pengalaman klaim
Keuntungan:
Efisien untuk volume besar, konsisten, mudah diaudit regulator.
CONTOH PENGGUNAAN
Asuransi kebakaran: bangunan konstruksi kelas I (beton), occupancy toko retail, zona Jakarta. Tarif kelas: 0,058% dari sum insured. Semua toko retail konstruksi beton di Jakarta mendapat tarif yang sama — tanpa melihat kondisi individual masing-masing toko.