Pendapatan yang diperoleh penanggung dari investasi cadangan premi dan modal.
Investment income (pendapatan investasi) adalah penghasilan yang diperoleh perusahaan asuransi dari pengelolaan dana premi, cadangan teknis, dan modal yang diinvestasikan pada berbagai instrumen keuangan.
Sumber investment income:
1. Bunga deposito — Pendapatan dari penempatan deposito berjangka di bank.
2. Kupon obligasi — Pembayaran bunga dari obligasi pemerintah dan korporasi.
3. Dividen saham — Pembagian keuntungan dari kepemilikan saham.
4. Capital gain — Keuntungan dari penjualan instrumen investasi di atas harga beli.
5. Pendapatan sewa — Dari properti investasi yang disewakan.
Peran strategis:
Investment income sangat penting bagi profitabilitas perusahaan asuransi karena:
- Bisa menutup underwriting loss (combined ratio > 100%)
- Meningkatkan total return bagi pemegang saham
- Dalam asuransi jiwa, investment income adalah sumber utama profit
Di laporan keuangan:
Investment income dilaporkan terpisah dari underwriting result, sehingga kinerja investasi dan underwriting dapat dievaluasi secara independen.
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan asuransi umum mencatat underwriting loss Rp 30 miliar (combined ratio 103%). Namun investment income dari portofolio Rp 2 triliun menghasilkan Rp 150 miliar (return 7,5%): bunga deposito Rp 30 miliar, kupon obligasi Rp 80 miliar, capital gain saham Rp 25 miliar, dividen Rp 15 miliar. Laba bersih setelah investasi = Rp 120 miliar.