Pemanfaatan perangkat IoT untuk pemantauan risiko real-time dan penetapan premi dinamis.
Internet of Things (IoT) insurance adalah pemanfaatan perangkat IoT — sensor, wearable, smart device — untuk memantau risiko secara real-time dan menyesuaikan premi berdasarkan data aktual.
Penerapan IoT per lini bisnis:
1. Properti:
- Sensor kebocoran air, asap, suhu
- Smart alarm dan CCTV
- Monitoring kondisi bangunan
2. Kesehatan:
- Wearable (smartwatch) memantau detak jantung, langkah, tidur
- Continuous glucose monitor untuk diabetes
- Remote patient monitoring
3. Kendaraan:
- Telematics device (OBD-II dongle)
- Dashcam dengan AI
- GPS tracker
4. Industri/komersial:
- Sensor getaran mesin
- Monitoring suhu cold chain
- Environmental monitoring
Manfaat untuk perusahaan asuransi:
- Pencegahan kerugian (loss prevention) — bukan hanya kompensasi
- Penetapan premi lebih akurat (usage-based/behavior-based)
- Deteksi dini risiko
- Pengurangan fraud
Di Indonesia:
Adopsi masih tahap awal. Beberapa perusahaan asuransi kendaraan mulai menawarkan diskon premi untuk kendaraan dengan telematics device.
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan asuransi properti memasang sensor IoT di 500 gedung komersial: sensor kebocoran air, asap, dan suhu. Dalam 1 tahun, sensor mendeteksi 45 kebocoran air sebelum menjadi kerusakan besar, mencegah klaim senilai estimasi Rp 15 miliar. Loss ratio turun dari 65% menjadi 48%.