Strategi distribusi yang menggunakan berbagai saluran seperti agen, online, dan bancassurance.
Multi-channel distribution adalah strategi pemasaran asuransi yang menggunakan berbagai saluran distribusi secara bersamaan untuk menjangkau segmen nasabah yang berbeda.
Saluran yang digunakan:
1. Agency Force — Agen tatap muka untuk produk kompleks (unit link, asuransi korporat).
2. Bancassurance — Melalui jaringan bank untuk produk terkait perbankan (credit life, endowment).
3. Direct Marketing — Telemarketing, direct mail, email marketing.
4. Digital — Website, mobile app, marketplace, embedded insurance.
5. Broker — Untuk bisnis korporat dan risiko kompleks.
6. Worksite Marketing — Pemasaran di tempat kerja melalui HR perusahaan.
Tantangan multi-channel:
- Channel conflict (agen merasa tersaingi oleh kanal digital)
- Konsistensi pengalaman nasabah di semua kanal
- Integrasi data dan sistem antar kanal
- Attribution (menentukan channel mana yang menghasilkan penjualan)
CONTOH PENGGUNAAN
Perusahaan asuransi jiwa besar mengoperasikan 5 kanal: 20.000 agen (kontribusi 50% premi), bancassurance dengan 3 bank (30% premi), digital channel via app (10% premi), telemarketing (5% premi), dan corporate/worksite (5% premi). Produk berbeda di setiap kanal: agen menjual unit link kompleks, bancassurance menawarkan endowment sederhana, digital menjual term life dan PA.