Apa itu Surety Bond dan Bank Garansi.
Keduanya berfungsi sebagai jaminan pelaksanaan kewajiban kontraktual. Jika Anda gagal memenuhi kontrak, penerbit jaminan (perusahaan asuransi/bank) akan membayar pihak yang dirugikan, kemudian menagih balik kepada Anda.
Dalam praktik tender Indonesia, hampir semua kontrak konstruksi, pengadaan barang, dan jasa pemerintah membutuhkan bentuk penjaminan ini. Dokumen tender biasanya menulis "bank garansi" — meskipun yang dimaksud bisa berupa bank garansi dari bank atau surety bond dari perusahaan asuransi. Keduanya sah secara hukum.
Adapun jenis-jenis penjaminan: Jaminan Penawaran (Bid/Tender Bond), Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond), Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond), Jaminan Pemeliharaan/Retensi (Maintenance/Retention Bond), Jaminan Pembayaran (Payment Bond), Jaminan Kepabeanan (Customs Bond), Jaminan Cukai (Excise Bond) dan SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri)
Fortis Garda Proteksi bisa menerbitkan keduanya: surety bond melalui perusahaan asuransi rekanan kami, dan bank garansi melalui bank rekanan kami — sehingga Anda punya opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan kontrak, tender dan cash flow perusahaan Anda.
Delapan jenis bond yang kami terbitkan.
Tergantung tahap kontrak dan kebutuhan bisnis Anda, jenis bond yang Anda butuhkan berbeda:
Bid Bond (Tender) / Jaminan Penawaran
Menjamin bahwa jika tender Anda dimenangkan, Anda akan menandatangani kontrak. Diperlukan saat menyerahkan dokumen penawaran.
Performance Bond / Jaminan Pelaksanaan
Menjamin pelaksanaan kontrak sampai selesai. Bond paling sering dimintai karena nilainya signifikan dan berlaku sepanjang masa proyek.
Advance Payment Bond / Jaminan Uang Muka
Menjamin pengembalian uang muka jika kontraktor gagal melaksanakan kontrak. Nilainya 100% dari uang muka—biasanya berkurang seiring progress proyek.
Maintenance Bond / Jaminan Pemeliharaan
Menjamin kewajiban pemeliharaan selama masa retensi setelah serah terima. Menggantikan retensi tunai yang biasanya dipotong di akhir proyek.
Payment Bond / Jaminan Pembayaran
Menjamin pembayaran ke subkontraktor dan pemasok. Sering muncul di proyek swasta dan kontrak supply.
Customs Bond / Jaminan Kepabeanan
Menjamin pembayaran bea masuk dan pajak impor atas barang yang dimasukkan ke Indonesia. Diperlukan untuk importir yang menggunakan fasilitas penundaan pembayaran bea cukai.
Excise Bond / Jaminan Cukai
Menjamin pembayaran cukai atas barang-barang kena cukai (seperti rokok, minuman beralkohol, dan etanol). Diperlukan oleh produsen atau importir barang kena cukai.
SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri)
SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri) adalah instrumen jaminan bank lokal untuk transaksi perdagangan antar-perusahaan di Indonesia. Ini memastikan pembayaran bagi penjual dan pengiriman barang bagi pembeli, diawasi oleh Bank Indonesia.
Kapan menggunakan surety bond, kapan bank garansi.
Keduanya sah secara hukum sebagai jaminan dalam tender dan digunakan dalam kontrak. Tapi ada perbedaan praktis yang relevan untuk cash flow perusahaan dan apakah diterima Obligee atau tidak:
Lebih ringan untuk cash flow.
Tidak memerlukan blokir dana atau setoran jaminan. Premi dibayar di muka (biasanya 0.5%–4.5% per tahun dari nilai bond). Diterbitkan oleh perusahaan asuransi. Cocok untuk perusahaan dengan cash flow ketat dan butuh kapasitas bond yang besar.
Lebih cepat diterima beberapa perusahaan dan BUMN.
Beberapa BUMN dan owner besar masih lebih nyaman menerima bank garansi dibanding surety bond. Biasanya memerlukan setoran jaminan 10%–20% dari nilai bond sesuai kebijakan bank. Diterbitkan oleh bank — sering dipersyaratkan secara spesifik di dokumen tender.
Kami bantu pilih yang paling cocok berdasarkan:
- syarat tertulis di dokumen tender;
- preferensi obligee/owner; dan
- ketersediaan dana Anda untuk dijadikan jaminan/collateral.
Kalau dokumen tender/kontrak menulis "bank garansi" tapi Anda lebih cocok pakai surety bond — kami bisa bantu klarifikasi ke owner apakah surety bond dapat diterima.
Bank partner untuk bank garansi.
Untuk kebutuhan bank garansi, kami bekerja sama dengan 10+ bank yang masing-masing punya kapasitas dan proses yang berbeda. Pilihan bank tergantung pada: jenis jaminan, nilai jaminan, permintaan owner, dan kecepatan penerbitan yang dibutuhkan.







Daftar bank partner dapat berubah. Logo dan merek dagang milik masing-masing bank.
Perusahaan asuransi rekanan kami.
Untuk kebutuhan surety bond dan asuransi umum, kami bekerja sama dengan berbagai perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia. Setiap perusahaan asuransi memiliki risk appetite, kapasitas, dan proses underwriting yang berbeda—kami pilihkan yang paling sesuai dengan profil risiko Anda.










Daftar rekanan dapat berubah sesuai kebutuhan dan kapasitas underwriting. Logo dan merek dagang milik masing-masing perusahaan asuransi.
Pelajari lebih lanjut mengenai setiap jenis jaminan.
Setiap jenis jaminan punya karakteristik, dokumen, dan proses penerbitan yang berbeda. Klik untuk pelajari detailnya:
Proses penerbitan — apa yang kami perlukan dari Anda.
Dokumen yang dibutuhkan tergantung jenis jaminan, nilainya, dan apakah Anda memilih surety bond atau bank garansi. Tetapi pada umumnya, kami akan membutuhkan dokumen/informasi sebagai berikut:
- Surat permohonan jaminan (format dari kami);
- Dokumen pendukung yang menyebutkan kebutuhan jaminan (seperti kontrak, perjanjian, dokumen tender, dll);
- Company Profile;
- Akta pendirian dan perubahan, SIUP, NIB, NPWP;
- Laporan keuangan 3 tahun terakhir (audited, jika inhouse wajib tandatangan direktur utama);
- Daftar pengalaman proyek serupa, beserta kontrak/BAST jika memungkinkan;
- Rekening koran 3 bulan terakhir;
- Dokumen lainnya yang diperlukan untuk analisa;
Untuk vendor yang sudah pernah kami tangani, sebagian besar dokumen ini sudah kami simpan — sehingga penerbitan berikutnya bisa jauh lebih cepat.
Premi: bagaimana dihitungnya.
Premi surety bond/bank garansi ditentukan oleh profil finansial perusahaan Anda, pengalaman proyek serupa, jenis & nilai bond, durasi, dan pihak penerima (obligee). Untuk bank garansi biasanya ada setoran jaminan (margin deposit), untuk nilainya tergantung hasil analisa terhadap perusahaan Anda.
Karena pada dasarnya, bond dan bank garansi melindungi owner (obligee), bukan Anda (principal)—Anda adalah pihak yang dijamin, bukan pihak yang dilindungi. Premi yang Anda bayar adalah biaya penerbitan untuk mendapatkan jaminan bahwa proyek Anda akan berjalan sesuai kontrak.
Pastikan Anda memahami mekanisme ini sebelum menerbitkan bond.
Kelebihan Fortis Garda Proteksi.
Kami mengajukan surety bond dari beberapa perusahaan asuransi dan bank garansi dari 10+ bank partner kami. Ini berarti kalau satu penerbit menolak, kami punya alternatif lain— baik dari perusahaan asuransi lain maupun dari bank. Untuk laporan keuangan dengan opini WDP atau perusahaan yang baru berdiri, ini sering jadi pembeda.
Sebagian besar jaminan yang kami tangani diterbitkan dalam 2–5 hari kerja jika dokumen lengkap. Untuk bid bond yang dibutuhkan sangat mendesak, kami biasanya bisa kirim draft dalam hari yang sama.