EAR (Erection All Risks) menjamin kerusakan pada pemasangan/instalasi mesin dan peralatan. Mirip CAR tapi fokus pada erection/installation — bukan civil construction.
Perbedaan CAR vs. EAR:
- CAR: Proyek pembangunan sipil (gedung, jembatan, jalan)
- EAR: Proyek pemasangan mesin/instalasi (turbin, boiler, conveyor, pabrik)
Yang dijamin: Kerusakan fisik pada mesin/peralatan selama pemasangan, testing, dan commissioning — all risks basis.
Struktur EAR:
- Section I: Material Damage — Kerusakan pada mesin/peralatan yang dipasang
- Section II: Third Party Liability
- Section III: ALOP/DSU (opsional)
- General Exclusions & Conditions
Coverage period: Dari unloading mesin di site → pemasangan → testing → commissioning → handover + maintenance period.
Penjelasan Pasal per Pasal
PENJELASAN
Cover kerusakan fisik selama proses instalasi termasuk:
- Kerusakan saat unloading dan handling di site
- Kerusakan selama pemasangan (crane jatuh, salah assembly)
- Kerusakan saat cold/hot testing
- Kerusakan saat commissioning
Exclusion utama:
- Kerusakan akibat faulty design (tapi resultant damage bisa di-cover)
- Penalties for delay
- Wear and tear
- Pre-existing defects
CONTOH KASUS
Turbin gas senilai Rp 200 miliar sedang dipasang. Saat cold testing, rotor blade patah karena kesalahan assembly. Biaya perbaikan Rp 15 miliar + 2 bulan delay. EAR Section I cover biaya perbaikan. ALOP/DSU cover kerugian revenue akibat delay.