Langsung ke konten
Perencanaan Pensiun
Kalkulator Dana Pensiun

Berapa yang Anda butuhkan untuk pensiun nyaman? Jawabannya tergantung gaya hidup, usia pensiun target, dan inflasi. Banyak orang meremehkan dua hal ini: pertama, inflasi terus menggerus daya beli — pengeluaran Rp 10 juta/bulan hari ini bisa jadi Rp 25–30 juta/bulan 20 tahun lagi. Kedua, masa pensiun bisa berlangsung 15–25 tahun — jauh lebih panjang dari yang dibayangkan kebanyakan orang.

Tanpa perhitungan yang jelas, banyak orang menabung "asal nabung" tanpa tahu apakah jumlahnya cukup. Padahal semakin cepat mulai, semakin ringan beban bulanannya — berkat compound interest (bunga berbunga) yang bekerja untuk Anda selama bertahun-tahun.

Kalkulator ini menghitung kebutuhan dana pensiun Anda dengan memperhitungkan inflasi dan return investasi, lalu menunjukkan berapa yang harus ditabung/diinvestasikan per bulan mulai sekarang untuk mencapainya. Hasil dihitung otomatis saat Anda mengisi data.

Kalkulator Dana Pensiun

Berapa yang harus Anda siapkan? Hasil dihitung otomatis, real-time.

Rp
Rp 3 jutaRp 50 juta
Biasanya turun karena tidak ada lagi biaya transportasi kerja, dll.
Tabungan + investasi + DPLK + JHT yang dialokasikan untuk pensiun.
Rp
KEBUTUHAN DANA PENSIUN ANDA
Rp 0
untuk 0 tahun masa pensiun
Waktu menabung
0 tahun
Sampai usia pensiun
GAP yang diisi
Rp 0
Setelah proyeksi dana existing
Tabung per bulan
Rp 0
Dengan return di atas
Rincian Perhitungan
Pengeluaran bulanan saat pensiun (setelah inflasi)Rp 0
Periode pensiun0 tahun
Dana sudah terkumpulRp 0
Proyeksi nilai saat pensiunRp 0
GAP yang harus diisiRp 0
Strategi Investasi Berdasarkan Waktu
Proteksi finansial juga penting
Satu sakit kritis bisa menghabiskan dana pensiun Anda sebelum waktunya. Sudah punya asuransi kesehatan?

Ingin menyusun strategi proteksi & investasi pensiun yang lebih detail?

WhatsApp — Konsultasi
Tim kami akan membalas ke email Anda dengan ringkasan lengkap dalam 1x24 jam.
Panduan
Cara Menggunakan
1
Geser slider usia saat ini dan usia pensiun target — ini menentukan berapa lama Anda punya waktu untuk menabung.
2
Isi pengeluaran bulanan saat ini dan persentase gaya hidup yang Anda inginkan di masa pensiun.
3
Sesuaikan asumsi inflasi dan return investasi — default sudah wajar untuk kondisi Indonesia, tapi bisa disesuaikan.
4
Hasil kebutuhan dana pensiun dan tabungan bulanan yang diperlukan muncul otomatis di bagian atas.
FAQ
Pertanyaan Umum
Kenapa pengeluaran di masa pensiun biasanya tidak 100%?
Beberapa pos pengeluaran hilang atau berkurang saat pensiun: biaya transportasi kerja, cicilan yang sudah lunas, biaya pendidikan anak yang sudah selesai. Tapi biaya kesehatan biasanya justru naik. Default 80% adalah estimasi umum — sesuaikan dengan gaya hidup yang Anda inginkan.
Kenapa inflasi begitu berpengaruh terhadap hasil?
Inflasi bersifat compounding (majemuk) selama bertahun-tahun. Dengan inflasi 5% per tahun, harga akan naik dua kali lipat dalam ~14 tahun. Semakin lama horizon waktu Anda sampai pensiun, semakin besar dampak inflasi terhadap pengeluaran bulanan Anda nanti.
Apakah BPJS Ketenagakerjaan (JHT) sudah cukup untuk pensiun?
Untuk sebagian besar orang, JHT saja TIDAK cukup untuk menutup kebutuhan pensiun ideal. JHT sebaiknya dianggap sebagai salah satu komponen dari total dana pensiun (masukkan di kolom "Dana yang Sudah Terkumpul"), bukan solusi tunggal.
Kenapa tabungan bulanan yang dibutuhkan terasa besar?
Ini biasanya terjadi kalau horizon waktu pendek (usia pensiun sudah dekat) atau target gaya hidup pensiun tinggi. Solusinya: mulai menabung lebih awal, tingkatkan target return investasi (dengan risiko yang sepadan), atau pertimbangkan menunda usia pensiun beberapa tahun.
Instrumen apa yang cocok untuk dana pensiun jangka panjang?
Untuk horizon >15 tahun: reksadana saham/ETF untuk pertumbuhan maksimal. Untuk horizon <5 tahun: instrumen konservatif seperti deposito dan obligasi pemerintah untuk melindungi modal. Lihat tips strategi investasi di hasil kalkulator di atas berdasarkan waktu Anda.
Konsultasi Gratis